Ahmad Doli Buka Suara Soal Pernyataan AHY terkait Kekuasaan Ada Batasnya
- 06 Sep 2026 22:37 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID,Bandung - Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung merespons pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenai pembatasan kekuasaan dan hak rakyat dalam memilih.
Doli mengaku sepakat dengan substansi pesan AHY mengenai pentingnya menjaga demokrasi, tugas pemerintah, serta hak warga negara.
“Secara substansi, apa yang disampaikan oleh AHY, saya setuju sepenuhnya. Tentang pertumbuhan demokrasi yang harus terus dijaga, tanggung jawab seluruh institusi negara, tugas utama pemerintah, dan hak serta kewajiban warga negara,” kata Doli, Minggu, 6 September 2026.
Namun, Doli menilai gaya penyampaian dan gestur AHY memperlihatkan sinyal politik tersendiri menjelang kontestasi mendatang.
“Dilihat dari cara penyampaian, gestur, dan standing position nya, AHY seperti memberi signal kuat bahwa beliau siap menjadi salah seorang contender dalam Pilpres mendatang,” ujarnya.
Ia mengingatkan seluruh elemen bangsa saat ini sedang menghadapi tantangan ekonomi dan sosial yang tidak mudah.
Menurutnya, AHY merupakan bagian dari pemerintah yang semestinya berfokus mengatasi persoalan masyarakat bersama-sama.
“Kesulitan yang dihadapi rakyat adalah tanggung jawab kita semua. Pemerintah, DPR, dan Partai Politik adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” tegasnya.
Doli menambahkan, munculnya pernyataan tersebut semakin mempertegas dinamika pergerakan poros politik nasional menyongsong Pilpres 2029.
“Bila beberapa waktu lalu Budi Arie mewakili satu ‘poros politik’ (Solo) menyatakan kesiapannya, sekarang kita menyaksikan satu lagi ‘poros politik’ (Cikeas) memberikan signal kuat, padahal berada ‘satu kapal’ di pemerintahan,” tuturnya.
Ia menegaskan Partai Golkar memilih untuk tetap fokus mendukung dan mensukseskan seluruh program kerja pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029 demi kesejahteraan masyarakat.
"Buat kami, Partai Golkar, tentu kami menghormati apa yang menjadi agenda, sikap, keputusan, dan langkah setiap partai politik. Itu adalah kedaulatan dan otoritas masing-masing partai politik. Kami saat ini, hingga 2029, tetap fokus untuk membantu mensukseskan seluruh program pemerintahan Prabowo-Gibran, membantu sekuat tenaga agar rakyat bisa segera keluar dari masalah yang dihadapi,"tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....