ITB Peduli NTT, Bangun Shelter Darurat untuk Warga Terdampak Gempa Flores

  • 26 Agt 2026 08:47 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui program ITB Peduli mengirimkan misi kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam misi itu, tim ITB melakukan pemetaan kondisi wilayah dan infrastruktur, membangun 10 shelter keluarga darurat, serta menyalurkan tenda dan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.

Gempa dan ribuan gempa susulan masih berdampak terhadap kehidupan warga. Selain kerusakan bangunan dan fasilitas publik, masyarakat juga menghadapi keterbatasan tempat tinggal sementara, kesulitan memperoleh air bersih dan BBM, hingga terganggunya akses transportasi akibat longsor.

Tim ITB yang tiba di Labuan Bajo pada 17 Agustus 2026 berkoordinasi dengan Posko Pusat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Koordinasi dilakukan untuk menentukan wilayah yang menjadi prioritas penanganan sekaligus memastikan penyaluran bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.

Tim kemudian bergerak menuju Kecamatan Reo di Kabupaten Manggarai dan wilayah Roting di Kabupaten Manggarai Timur. Di dua wilayah tersebut, tim membangun 10 shelter keluarga darurat menggunakan struktur bambu.

Shelter itu mengadaptasi desain cepat bangun karya Dr.-Ing. Andry Widyowijatnoko dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) ITB. Pemanfaatan bambu lokal memungkinkan shelter dibangun secara cepat dan dapat direplikasi oleh masyarakat bersama BNPB, BPBD, maupun relawan.

Selain membangun shelter, tim ITB juga melakukan asesmen untuk mengetahui kondisi wilayah terdampak. Hasil pengamatan menunjukkan tingkat kerusakan bangunan tidak selalu berkaitan langsung dengan jarak wilayah dari episenter gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 di sekitar Mbay.

“Data asesmen dan temuan lapangan ini menjadi dasar untuk menentukan dukungan lanjutan, terutama untuk rehabilitasi shelter, pemenuhan kebutuhan air bersih, dan pemulihan fasilitas publik,” ujar Direktur Pengabdian Masyarakat ITB, Zulfiadi, Selasa 25 Agustus 2026.

Program ITB Peduli NTT selanjutnya akan diarahkan pada dukungan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak di Flores. Misi ini melibatkan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB, Ikatan Alumni ITB, Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITB, Keluarga Mahasiswa ITB, Yayasan Pembina Masjid Salman ITB, serta Rumah Amal Salman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....