Kiprah Olahraga dan Akademik Antar Dr.Gunaryo Raih Pangkat Marsekal Pertama TNI
- 13 Jul 2026 10:19 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kiprah panjang Dr. Gunaryo, S.T., M.T. di dunia militer, akademik, penelitian, dan olahraga kembali membuahkan penghargaan. Perwira TNI Angkatan Udara tersebut resmi memperoleh kenaikan pangkat menjadi Marsekal Pertama TNI berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 61/TNI/Tahun 2026 tertanggal 30 Juni 2026. Pelaporan kenaikan pangkat kepada Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026, sebagai bagian dari rangkaian administrasi dan penghormatan atas pengabdian yang telah dijalankannya.
Kenaikan pangkat tersebut menjadi pengakuan atas dedikasi Dr. Gunaryo selama bertahun-tahun dalam mengemban berbagai tugas strategis. Pengabdiannya tidak hanya tercermin dalam karier militer, tetapi juga melalui kontribusi nyata di bidang pendidikan tinggi, penelitian ilmiah, serta pembinaan olahraga prestasi yang memberikan dampak luas bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Di kalangan insan olahraga nasional, nama Dr. Gunaryo dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan penting dalam penguatan sistem pembinaan olahraga prestasi di Jawa Barat. Sejak 2014 hingga 2022, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang IT/Data KONI Jawa Barat dengan tanggung jawab membangun sistem informasi olahraga yang modern. "Pengelolaan data yang akurat menjadi fondasi penting dalam menyusun program pembinaan atlet dan mendukung pengambilan keputusan organisasi," demikian prinsip yang selama ini dipegang dalam pengembangan sistem tersebut.
Memasuki tahun 2022, Dr. Gunaryo mendapat amanah baru sebagai Wakil Ketua III KONI Jawa Barat. Dalam posisi tersebut, ia terlibat aktif merumuskan berbagai kebijakan strategis organisasi, mulai dari pembinaan atlet, penguatan tata kelola organisasi, hingga mendukung persiapan kontingen Jawa Barat menghadapi berbagai kejuaraan nasional. Perannya dinilai mampu memperkuat sinergi antara aspek manajemen organisasi dan pembinaan prestasi.
Kontribusi Dr. Gunaryo semakin terlihat melalui keterlibatannya dalam tiga penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON). Pada periode tersebut, kontingen Jawa Barat berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara umum secara berturut-turut. Capaian itu tidak lepas dari penerapan sistem pembinaan berbasis data, teknologi informasi, dan tata kelola organisasi yang terus diperkuat selama dirinya menjadi bagian dari kepengurusan KONI Jawa Barat.
Selain aktif di KONI Jawa Barat, Dr. Gunaryo juga dipercaya mengemban jabatan sebagai Wakil Ketua Umum III Bidang Organisasi Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI). Melalui amanah tersebut, ia berkontribusi dalam memperkuat struktur organisasi, meningkatkan kualitas tata kelola, serta mendorong pengembangan cabang olahraga jujitsu agar semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Di bidang akademik, Dr. Gunaryo saat ini menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Sebelumnya, ia dipercaya memimpin Program Studi Kimia dengan fokus pada pengembangan kurikulum, peningkatan mutu pendidikan, serta pembinaan mahasiswa. "Pendidikan yang berkualitas harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan," menjadi semangat yang terus diusung dalam pengabdiannya di dunia pendidikan.
Latar belakang keilmuan Dr. Gunaryo berasal dari bidang kimia. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Kimia di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), kemudian melanjutkan pendidikan Magister dan Doktor di Institut Teknologi Bandung (ITB). Bekal akademik tersebut menjadi landasan kuat dalam berbagai penelitian dan pengembangan teknologi yang dijalankannya selama berdinas di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Dalam perjalanan karier militernya, Dr. Gunaryo juga memperoleh sejumlah penugasan strategis di bidang riset dan teknologi pertahanan. Salah satu pengalaman penting adalah keterlibatannya selama sekitar satu tahun dalam kegiatan desain pesawat tempur di Korea pada 2012. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kegiatan tersebut berkaitan dengan program pengembangan pesawat tempur yang kemudian dikenal sebagai KF-21, sehingga semakin memperkaya pengalaman dan kompetensinya di bidang teknologi pertahanan modern.
Kenaikan pangkat menjadi Marsekal Pertama TNI menjadi tonggak penting dalam perjalanan pengabdian Dr. Gunaryo kepada bangsa dan negara. Bagi keluarga besar olahraga Jawa Barat, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena sosoknya dinilai berhasil memadukan kepemimpinan di dunia militer, akademik, penelitian, dan olahraga. "Prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet di lapangan, tetapi juga oleh kekuatan organisasi, pemanfaatan teknologi, serta kepemimpinan yang visioner," menjadi nilai yang tercermin dari perjalanan panjang pengabdian Dr. Gunaryo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....