Kemendikdasmen Gelar Kompetisi “Rukun Sama Teman” Nasional

  • 26 Feb 2026 15:09 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) menyelenggarakan Kompetisi Kreasi Gerak dan Lagu “Rukun Sama Teman". Kompetisi ini sebagai upaya memperkuat kerukunan, toleransi, dan persahabatan di lingkungan pendidikan.

Kompetisi ini menjadi bagian dari Gerakan Rukun Sama Teman yang dirancang untuk menanamkan nilai empati, kolaborasi, dan saling menghargai di satuan pendidikan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa nilai kerukunan merupakan pesan penting dalam pembentukan karakter anak Indonesia.

“Rukun sama teman itu pesan dari Bapak Presiden saat peluncuran program digitalisasi. Beliau menyampaikan pesan untuk anak Indonesia agar belajar dengan baik, mencintai orang tua, menghormati guru, rukun dengan teman, dan mencintai tanah air Indonesia,” ujar Menteri Mu’ti, dalam keterangannya, Kamis 26 Februari 2026.

Pesan tersebut kemudian diangkat menjadi tema lagu sekaligus jingle dalam rangka membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman. Penguatan budaya ini juga sejalan dengan kebijakan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 yang menegaskan pentingnya pembiasaan nilai empati, kolaborasi, dan kerukunan sebagai fondasi budaya sekolah.

Ajang nasional ini menghadirkan enam kategori utama, yakni: (1) Gerak Lagu, (2) Paduan Suara, (3) Band, (4) Challenge Ide Koreo Kreatif, (5) Videoklip Animasi, dan (6) Video Pendek.

Kompetisi terbuka bagi murid dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, hingga SLB di seluruh Indonesia, termasuk peserta didik dari Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN). Melalui pendekatan inklusif dan partisipatif, kegiatan ini memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak Indonesia untuk mengekspresikan nilai kebersamaan melalui kreativitas seni dan karya digital.

Kepala Pusat Penguatan Karakter, Rusprita Putri Utami, menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan strategi penguatan budaya positif di sekolah.

“Melalui gerak, lagu, dan karya kreatif murid, kita ingin menanamkan nilai rukun sebagai kebiasaan sehari-hari di sekolah. Budaya sekolah yang aman dan nyaman harus dibangun bersama, dimulai dari relasi yang sehat antarteman. Kompetisi ini menjadi media edukatif sekaligus inspiratif untuk memperkuat karakter murid Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rusprita menyampaikan bahwa partisipasi aktif sekolah dalam ajang ini merupakan bentuk konkret implementasi kebijakan yang menempatkan empati, kolaborasi, dan saling menghargai sebagai fondasi utama proses pembelajaran.

Dengan total apresiasi sebesar Rp112,5 juta, Kemendikdasmen mengajak seluruh satuan pendidikan untuk berpartisipasi aktif dan menjadikan kompetisi ini sebagai gerakan bersama dalam membangun generasi Indonesia yang berkarakter, rukun, dan saling menghargai.

Informasi lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi Cerdas Berkarakter Kemendikdasmen.

Rekomendasi Berita