Menpar RI, NHI Quality Tourism Berdaya Saing Global
- 24 Sep 2025 11:54 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung; Konsep pariwisata masa depan bukan lagi semata-mata tentang menambah jumlah kunjungan wisatawan, melainkan menghadirkan quality tourism atau pariwisata berkualitas. Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, dalam sambutannya pada acara Wisuda Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung yang digelar di Gedung Graha I Gede Ardika (DOME) Poltekpar NHI Bandung, Jalan Dr. Setiabudi No. 186 Kota Bandung, Rabu (24/9/2025).
Menurut Menteri Widiyanti, pariwisata berkualitas harus memberikan pengalaman mendalam, menjaga kelestarian alam dan budaya, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Wisatawan di era baru tidak sekadar berpergian, melainkan mencari pengalaman otentik, hidup seperti penduduk lokal, menjalin koneksi dengan komunitas, serta menemukan destinasi yang unik dan jauh dari jalur utama (off the beaten path).
“Pariwisata bukan hanya soal angka kunjungan, tetapi tentang kualitas pengalaman yang ditawarkan. Ini yang akan menjadi keunggulan Indonesia di masa depan,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Widiyanti juga menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para lulusan. Pertama, kebutuhan akan sumber daya manusia pariwisata yang unggul, adaptif, dan berdaya saing hanya dapat terwujud jika setiap individu mau terus belajar.
Baca juga: ASITA : WJTM 2025 Perkuat Industri Pariwisata
Kedua, pentingnya membangun jejaring dan kolaborasi. Ia mengutip pepatah Sunda silih asah, silih asih, silih asuh yang bermakna saling mengajari, saling mengasihi, dan saling menjaga.
“Kesuksesan tidak pernah berdiri sendiri. Dibutuhkan kebersamaan dan dukungan satu sama lain,” katanya.
Ketiga, ia menekankan pentingnya integritas dalam berkarier. Kejujuran dan tanggung jawab disebut sebagai fondasi utama yang akan menjaga martabat seseorang. “Tanpa integritas, pencapaian sebesar apa pun akan kehilangan maknanya,” katanya.
Keempat, ia mengingatkan para wisudawan untuk selalu menjaga akar budaya dan tanah kelahiran meski meraih karier hingga ke mancanegara.
“Jadilah generasi berwawasan global namun tetap lokal dalam hati. Sukses secara profesional, tetapi tetap rendah hati,” katanya.
Ia berharap para wisudawan dapat menjadi motor penggerak pariwisata Indonesia yang berdaya saing global, berkelanjutan, sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai budaya lokal.
" Esok adalah waktu untuk berkarya. Saya percaya di tangan kalian, pariwisata Indonesia akan semakin maju, berdaya saing, berkelanjutan, dan mendunia,” katanya.
Sementara itu, Direktur Politeknik Pariwisata NHI Bandung, Dr. Anwari Masatip, MM.Par., CEE., menegaskan bahwa kampus vokasi ini merupakan sekolah pariwisata tertua di Indonesia yang sejak awal berdiri menjadi pelopor dan pionir dalam melahirkan tenaga profesional di bidang pariwisata.
“Kita menyadari dunia pariwisata telah berubah. Teknologi, tren global, dan dinamika kebutuhan industri menuntut kita untuk adaptif, inovatif, kreatif, sekaligus visioner,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini pariwisata bukan hanya soal pelayanan dan keramahan, tetapi juga menyangkut inovasi, keberlanjutan, dan kewirausahaan. Target nasional yang menetapkan 30 persen lulusan harus berwirausaha berhasil terlampaui oleh Poltekpar NHI Bandung, dengan capaian 36,85 persen lulusan telah berwirausaha.
“Hal ini dibuktikan dengan lebih dari 200 calon wirausaha dan 21 wirausaha pemula lulusan Poltekpar NHI Bandung yang sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Ini capaian yang membanggakan,” Katanya.
Beberapa lulusan berprestasi turut diumumkan dalam acara ini, di antaranya Revina Amanda Putri (Magister Perjalanan dan Pengembangan Pariwisata, IPK 4.00), Naufal Najib (Destinasi Pariwisata, IPK 3.68), dan beberapa lainnnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....