Kodim 0605/Subang Gerak Cepat Gelar Rakor Bersama SPPG

  • 26 Sep 2025 21:47 WIB
  •  Bandung

KBRN, Subang : Kodim 0605/Subang gerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG) sejumlah siswa SDN Rawalele, Kamis (25/9/2025) kemarin. Salah satunya dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Makan Bergizi, Bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (PPG) di wilayah Kodim 0605/Subang.

Rakor bertempat di Aula pamungkas Makodim 0605/Subang, Jumat (26/9/2025). Rakor diikuti oleh 71 Kepala SPPG se-Kabupaten Subang, dihadiri oleh Dandim 0605/Subang Letkol (Czi) Asep Saepudin, Kadinkes Kabupaten Subang, dan juga Asda II Setda Kabupaten Subang Hidayat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr. Maxi menyampaikan upaya yang dilakukan Dandim 0605/Subang, yang telah menggelar Rakor yang menghadirkan seluruh Kepala SPPG se-Kabupaten Subang dalam rangka mitigasi, agar tidak terulang kembali kasus serupa.

"Tentunya, rakor ini yang paling utamanya bisa menjalin komunikasi dengan seluruh Kepala SPPG, sekaligilu bisa membantu untuk standarisasi dengan beberapa proses dalam pemenuhan keamanan pangan untuk kebutuhan MBG," ujar dr. Maxi kepada RRI di Subang, Jumat (26/9/2025).

Ia juga menyebut, dengan rakor ini, pihaknya bisa membantu memberikan pelatihan kepada karyawan SPPG, yang sesuai dengan ketentuan untuk kebutuhan MBG tersebut.

"Kedepannya, kita juga bisa bantu melatih minimal 50 persen dari pegawai SPPG, sesuai ketentuan dan standar MBG," tegasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0605/Subang Letkol (Czi) Asep Saepudin mengatakan, rakor ini bertujuan, sebagai upaya evaluasi bersama Forkopimda, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di Kabupaten Subang.

"Rakor ini, sebagai bahan evakuasi kita dalam mengawasi dan mendampingi program bapak Presiden, Aswa Cita, dan visi misi Beliau, perlu kita Kodim sebagai Komando kewilayahan teritorial Angkatan Darat, selalu mendukung kegiatan pemerintah," ungkap Letkol Asep.

Ia menegaskan, untuk pengawasan, jajaran Kodim bersa di setiap titik SPPG, terus melakukan pengawasan dari tahap penyajian, sampai tahap pendistribusian di sekolah-sekolah.

"Makan dari itu, apa yang disampaikan oleh pak Kadinkes, diperlukan adanya pelatihan yang harus memenuhi standar lisensi yang bisa dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Di tempat yang sama, Asda II Setda Kabupaten Subang Hidayat menyatakan, pihaknya mengapresiasi gerak cepat Kodim 0605/Subang, telah melakukan upaya, mengkoordinasikan langkah-langkah kedepan, terkait program MBG, yang jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita harapkan. Oleh karena itu, pemerintah daerah, melalui OPD terkait, harus terus melakukan upaya koordinasi dengan pihak penyelenggara, baik itu SPPG, maupun lembaga yang kompeten, yang memiliki tanggungjawab MBG ini.

"Atas nama pemerintah daerah, kami mengapresiasi langkah-langkah konkrit TNI, dalam hal ini Kodim 0605/Subang, dalam mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi kembali dimasa yang akan datang," tutur Hidayat.

Kasus dugaan keracunan MBG, yang dialami para siswa SDN Rawalele kemarin itu, menjadi hikmah besar, sehingga aspek-aspek yang harus dipenuhi pelatihan terkait dengan SDM, managerial, lingkungan atau tempatnya, harus memenuhi standar higienis dan sanitasi.

"Yang jelas, kami pemerintah daerah, dengan Kodim 0605/Subang mendukung program ini, tetapi kita perlu koordinasi, sesuai dengan peran kita masing-masing," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....