Ledia dan Haru Sepakat Optimalkan Pendidikan di Bandung
- 12 Okt 2024 21:03 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Banyak generasi muda yang dihadapkan pada dilema antara melanjutkan pendidikan atau bekerja setelah lulus. Faktor ekonomi keluarga dan tingginya biaya pendidikan kerap menjadi penghambat dalam mengambil keputusan.
Calon Wali Kota Bandung nomor urut 2, Haru Suandharu menyadari tingginya biaya pendidikan membuat orangtua cemas akan masa depan sang anak. Namun menurutnya, menyoroti masalah tersebut sebagai persoalan yang harus ditangani pemerintah secara serius.
Haru mengatakan, pemerintah memiliki peran penting untuk memberikan solusi, salah satunya melalui advokasi dari anggota DPR dan DPRD. Sehingga, masyarakat bisa mendapatkan informasi tentang peluang beasiswa yang bisa meringankan beban finansial keluarga.
"Di sini pentingnya advokasi dari anggota DPR dan DPRD, baik di tingkat provinsi maupun kota, untuk memberikan informasi tentang beasiswa untuk membantu meringankan beban tersebut,” ujar Haru usai diskusi bertajuk Cuplikan di kawasan Cikutra, Kota Bandung, Sabtu (12/10/2024).
Lebih lanjut, Haru menekankan, beasiswa harus dibagi secara adil antara kelompok masyarakat kurang mampu dan mereka yang berprestasi. Lanhkah tersebut penting agar tidak terjadi ketimpangan antara dua kelompok tersebut.
"Jangan sampai hanya untuk yang tidak mampu, nanti (yang berprestasi) tidak punya semangat, atau cuma yang berprestasi, nanti yang tidak mampu tidak tertolong. Jadi harus kita bagi dua," ucapnya.
Terkait pendanaan, Haru menyatakan, alokasi beasiswa akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Ia juga memastikan pembahasan anggaran untuk program beasiswa sudah menjadi bagian dari agenda dalam APBD 2025 yang sedang dibahas DPRD Kota Bandung.
“Kita akan mendorong teman-teman di DPRD Kota Bandung yang sedang membahas APBD 2025 untuk memastikan program beasiswa berjalan,” jelas Haru.
Haru juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program beasiswa Jabar Future Leaders Scholarship (JFLS) yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Meski anggaran yang dialokasikan tidak besar, program tersebut menjadi harapan orangtua yang ingin anak-anaknya melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Program seperti JFLS di Jawa Barat harus tetap dilanjutkan. Walaupun anggarannya mungkin terbatas, program ini sangat berarti bagi orang tua yang berharap anak-anaknya dapat melanjutkan pendidikan,” ujarnya.
Haru juga menegaskan, beasiswa untuk anak-anak yang kurang mampu dan berprestasi merupakan salah satu janji kampanyenya di Pilwalkot Bandung 2024. Ia berkomitmen mendorong program tersebut agar lebih banyak generasi muda bisa melanjutkan pendidikan tanpa harus terhambat keterbatasan ekonomi.
“Ini adalah janji kampanye kami. Kami akan memastikan beasiswa untuk mereka yang tidak mampu dan berprestasi terus didorong di masa depan,” pungkas Haru.
Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ledia Hanifa Amaliah mendorong agar persoalan pendidikan, menjadi prioritas utama untuk dituntaskan dengan melibatkan pemerintahan daerah.
"Soal pendidikan itu kan kompleks enggak bisa dikerjain sendirian. Memang di pusat dibicarakan, tapi implementasi kan ada di daerah," tutur Ledia.
Menurutnya, keterkaitan antara legislatif dan eksekutif perlu diselaraskan. Artinya, visi misi calon kepala daerah harus sejalan dengan pemerintah pusat, khususnya di bidang pendidikan.
"Saya berharap calon gubernurnya, calon walikotanya punya visi pendidikan yang baik. Apalagi tadi kang Haru bilang beasiswa mau diusahakan untuk yang berprestasi dan yang tidak mampu, karena di pusat baru yang tidak mampu, yang prestasi itu sangat jarang," imbuhnya.
Ledia meyakini, apabila program pusat dengan daerah selaras, tentu dapat memperbaiki kualitas pendidikan di Tanah Air, untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Kalau klop begini enak, anak-anak yang pintar enggak khawatir. Makanya ketika pusat, provinsi, kota satu jalan, satu inline, saling melengkapi, akan sangat bagus untuk kualitas pendidikan kita," kata Ledia.
Atas dasar itu, Ledia berharap Kota Bandung ke depan memiliki pemimpin yang konsen terhadap pendidikan. Ia menyebut, Haru Suandharu dengan visi misinya adalah sosok yang tepat untuk memimpin Kota Bandung.
"Saya kira kang Haru bisa mewujudkan hal tersebut, dan insyaAllah berhasil," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....