Sapu Lidi, Warisan Budaya Ramah Lingkungan Nusantara

  • 10 Feb 2026 09:48 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID.Bandung - Sapu lidi merupakan salah satu benda tradisional yang memiliki makna lebih dari sekedar alat kebersihan. Di berbagai daerah di Indonesia, sapu lidi telah menjadi bagian dari budaya hidup bersih yang diwariskan secara turun temurun.

Dalam sudut pandang budaya, kegiatan menyapu sering dimaknai sebagai simbol membersihkan diri dan lingkungan. Tradisi kerja bakti yang melibatkan sapu lidi mencerminkan nilai gotong royong, kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat.

Sapu lidi juga kerap dijumpai dalam kehidupan kampung dan upacara adat tertentu.Kehadirannya menujukkan kedekatan masyarakat dengan alam serta femanfaatan sumber daya sekitar secara bija dan sederhana.


Baca juga:Nyiru Benda Tradisional Warisan Budaya Penopang kehidupan Masyarakat


Dari sisi lingkungan sapu lidi merupakan alat kebersihan yang ramah alam.Bahan bakunya berasal dari lidi kelapa atau aren yang dapat diperbarui dan mudah terurai tanpa mencemari lingkungan.

Penggunaan sapu lidi membantu menurangi ketergantungan pada alat kebersihan berbahan plastik.Hal ini sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi limbah yang sulit terurai.

Proses pembuatan sapu lidi pun relatif sederhana dan minim energi. Banyak masyarakat lokal memproduksinya secara manual,  sehingga jejak karbon yang dihasilkan jauh lebih kecil dibandikan produk industri modern.

Dengan nilai budaya dan manfaat lingkungan yang kuat,sapu lidi layak dipertahankan sebagai simbol kearifan lokal.Benda sederhana ini mengajarkan bahwa menjaga kebersihan dan alam bisa dimulai dari hal kecil di sediktar kita.

 

 

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....