Erlangga Gelar The Voice Fest, Wadah Kreativitas Mahasiswa

  • 07 Feb 2026 15:52 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Penerbit Erlangga kembali menegaskan perannya dalam mendukung pengembangan generasi muda dengan menggelar The Voice Fest at Braga, sebuah ajang kreativitas mahasiswa yang mengombinasikan seni, kompetisi, dan pembentukan karakter kepemimpinan. Digelar selama dua hari, tanggal 7-8 Februari 2026.

Kegiatan berlangsung di Gedung De Majestic Braga Bandung, Sabtu 7 Februari 2026. Menjadi menjadi ruang ekspresi bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, khususnya di Pulau Jawa, untuk menampilkan potensi di bidang seni suara serta kemampuan berbicara di depan publik. Tidak hanya berorientasi pada kompetisi, festival ini juga dirancang sebagai sarana penguatan karakter dan soft skills mahasiswa.

Assistant Managing Director Penerbit Erlangga, Hiko Erlina, mengatakan The Voice Fest hadir sebagai upaya membangun kepercayaan diri, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan mahasiswa melalui pendekatan seni dan komunikasi.

“Festival ini tidak semata-mata perlombaan, tetapi juga wadah pembelajaran dan pengembangan karakter positif bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan,” ujar Hiko.


Baca Juga: Jabar Dukung Perempuan Inovator Kriya di INACRAFT 2026


Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan dalam The Voice Fest at Braga 2026 mencakup berbagai pertunjukan kreatif, mulai dari penampilan musik, musikalisasi puisi, pameran seni, pertunjukan skate, performance art, hingga live cooking performance yang terbuka bagi masyarakat umum.

“Proses pendaftaran peserta telah dibuka sejak Desember melalui sistem daring. Adapun cabang kompetisi utama meliputi paduan suara (choir), lomba pidato bahasa Inggris, dan lomba pidato bahasa Belanda,” ucapnya.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 31 perguruan tinggi turut berpartisipasi dengan jumlah peserta sekitar 2.500 mahasiswa dari berbagai latar belakang. Pada babak semifinal, sebanyak 550 peserta yang lolos seleksi menampilkan kemampuan terbaiknya. 

Sementara itu, babak final akan diikuti oleh 10 tim choir, lima finalis pidato bahasa Inggris, dan lima finalis pidato bahasa Belanda.

Selain kompetisi, suasana The Voice Fest juga dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni yang digelar di sepanjang kawasan Jalan Braga, sehingga turut menghidupkan ruang publik dan menarik perhatian pengunjung.

Mahasiswa dipilih sebagai sasaran utama kegiatan ini karena dinilai sebagai kelompok strategis yang akan segera terjun ke dunia kerja dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mereka diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kreativitas tinggi, serta sikap kompetitif yang sehat.


Baca Juga: Tekan Kemiskinan, Diky “Blusukan” Temui Dinas Pemprov Jabar


Hiko menambahkan, The Voice Fest merupakan agenda tahunan yang baru pertama kali diselenggarakan. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah berkelanjutan bagi mahasiswa untuk menyuarakan nilai-nilai positif melalui seni dan pidato.

Festival ini berlangsung di sejumlah titik, di antaranya The Magistrate, Culture Stage, dan The Braga Stage, dengan konsep pertunjukan yang berbeda di setiap lokasi.

Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan Jafung Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disparbud Provinsi Jawa Barat, Melinda Rizki. Menurutnya, The Voice Fest menjadi wadah strategis dalam pengembangan talenta generasi muda sekaligus berpotensi memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

“Ajang ini dapat mendorong pertumbuhan subsektor penerbitan, seni musik, dan seni pertunjukan, serta berdampak pada peningkatan kunjungan wisata ke Kota Bandung,” katanya.

Dukungan serupa disampaikan Sekretaris Disbudpar Kota Bandung, Nuzrul Irwan Irawan, yang mengapresiasi Penerbit Erlangga atas penyelenggaraan The Voice Fest karena dinilai memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian kota.

“Kegiatan ini sangat berdampak positif pada perekonomian dan pariwisata terutama di Kota Bandung, saya sangat mendukung,” jelasnya.


Baca Juga: Pemkot Pertanyakan Progres TPPAS Legok Nangka


Sementara itu, Rektor Universitas Katolik Maranatha, Prof. Frans Umbu Datta, menilai The Voice Fest sebagai kegiatan luar biasa yang mampu mendorong kreativitas mahasiswa lintas kampus, khususnya di bidang paduan suara dan lomba pidato.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Erlangga karena telah mengadakan acara ini yang melibatkan mahasiswa,” kata Prof Frans.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....