Pasanggiri Jaipongan, Pelestarian Budaya Berdampak Ekonomis

  • 07 Feb 2026 15:42 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Pasanggiri Jaipongan digelar di Kota Tasikmalaya, mulai tanggal 7 dan 8 Februari, serta tanggal,14 dan 15 Februari 2026 mendatang, di Gor Sukapura, Dadaha Kota Tasikmalaya. Pasanggiri yang diikuti peserta dari berbagai kelompok usia yang akan memperebutkan piala Wali Kota Tasikmalaya ini, diinisiasi oleh seniman Jawa Barat.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra yang hadir dalam pasanggiri ini mengatakan, kegiatan seni budaya tidak hanya pelestarian budaya. Tetapi, tanpa disadari juga akan menggerakan ekonomi masyarakat.

“Ya, karena dari jaipong butuh pakaian khusus. Ada pangsi, iket dan lainnya, yang sebenarnya adalah potensi ekonomi, UMKM, bahkan, hotel dan restoran pun akan terdampak positif dari gelar seni budaya,” katanya, Sabtu 7 Februari 2026.

Baca Juga: Tradisi Nyepuh Ciomas, Warisan Budaya Sambut Ramadan

Maka dari itu Diky mengatakan, seni budaya tidak hanya pelestarian budaya, tapi mampu mendongkrak ekonomi kreatif suatu wilayah.”akan banyak efek yang dirasakan dari kegiatan ini. Maka Kota Tasikmalaya terbuka dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan di Kota Tasikmalaya,” ucapnya.

Dalam kegiatan pasanggiri jaipongan tersebut, Wakil Wali Kota Tasikmalaya juga menerima permintaan panitia. Diky mengatakan, panitia berharap, pada penutupan pasanggiri, Wali Kota Tasikmalaya bisa hadir.

“Ini akan saya sampaikan ke pak wali,” ucapnya.


Sementara Diky juga berharap, dari kegiatan pasanggiri jaipongan ini, juga akan lahir generasi- generasi pelestari budaya.”mudah- mudahan dari sini akan lahir generasi yang mencintai budaya, sekaligus melestarikannya. Jadi tidak hanya ajang kompetisi saja,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....