Fokus Membaca di Kalangan Anak Muda Kian Menurun

  • 24 Des 2025 07:04 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Kemampuan fokus membaca buku di kalangan anak muda dinilai semakin menurun seiring perubahan pola konsumsi informasi di era digital. Fenomena ini terjadi secara global dan turut dirasakan di dunia pendidikan, termasuk di perguruan tinggi ternama dunia.

Melansir dari kanal YouTube @edutektif, kondisi tersebut terlihat dari keluhan sejumlah akademisi, salah satunya para profesor di Universitas Columbia, Amerika Serikat, yang menyebut banyak mahasiswa kesulitan menyelesaikan bahan bacaan kuliah,

Fenomena menurunnya minat membaca ini dipengaruhi oleh melemahnya rentang perhatian manusia akibat paparan konten digital berdurasi pendek. Wakil Presiden Produk Netflix pada 2023 menyatakan penonton kini memutuskan melanjutkan tontonan hanya dalam tujuh detik pertama, kata pihak Netflix.

Baca juga : Jarang Posting, Bukan Berarti Tak Percaya Diri

Selain faktor atensi, kesalahan memilih jenis bacaan juga menjadi penyebab utama menurunnya kebiasaan membaca. Buku dengan motif pengembangan diri, edukasi, dan hiburan dinilai perlu disesuaikan dengan kondisi mental pembaca agar proses membaca tetap menyenangkan dan efektif.

Faktor keterbatasan waktu turut memperparah kondisi tersebut. Konsep time confetti yang dipopulerkan Profesor Harvard Business School Ashley Whillans menjelaskan bahwa waktu luang modern terpecah-pecah sehingga sulit digunakan untuk aktivitas yang membutuhkan fokus mendalam seperti membaca buku.

Untuk mengatasi persoalan ini, pembaca disarankan menyadari perubahan atensi global, memilih buku sesuai kebutuhan, serta menjadwalkan waktu membaca secara khusus. Langkah ini dinilai penting agar budaya literasi, khususnya di kalangan anak muda dan dunia pendidikan, tetap terjaga di tengah derasnya arus digital.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....