Hari Tari Sedunia, Momentum Merayakan Bahasa Universal Tubuh

  • 29 Apr 2025 09:41 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Setiap tanggal 29 April, dunia memperingati Hari Tari Sedunia atau World Dance Day. Perayaan ini ditetapkan oleh Komite Tari Internasional dari Institut Teater Internasional (ITI), mitra resmi UNESCO, pada tahun 1982. Tanggal ini dipilih untuk menghormati kelahiran Jean-Georges Noverre (1727–1810), seorang tokoh penting dalam sejarah tari modern.

Hari Tari Sedunia bertujuan untuk merayakan seni tari sebagai bentuk ekspresi universal yang melintasi batas budaya, politik, dan etnis. Ini juga menjadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya tari dalam berbagai komunitas di seluruh dunia, serta mengajak lebih banyak orang untuk menghargai seni gerak ini.

Jean-Georges Noverre dikenal sebagai "Bapak Tari Modern" karena usahanya mengembangkan balet menjadi bentuk seni yang lebih ekspresif dan emosional, bukan hanya sekadar gerakan yang kaku. Semangat Noverre inilah yang menjadi dasar perayaan Hari Tari Sedunia: mendorong tari sebagai sarana komunikasi tanpa kata yang mampu menyatukan umat manusia.

Tari merupakan bentuk ekspresi yang tidak membutuhkan terjemahan. Gerak tubuh mampu menyampaikan emosi, cerita, bahkan identitas budaya. Dalam dunia yang penuh perbedaan, tari menjadi jembatan yang mempertemukan kita dalam satu irama.

Hari Tari Sedunia adalah pengingat bahwa tubuh kita adalah instrumen seni yang hidup. Melalui tari, kita dapat merayakan keberagaman, mempererat persaudaraan, dan membebaskan ekspresi diri. Jadi, apakah Anda seorang penari profesional, pemula, atau sekadar pencinta tari, mari bergerak bersama merayakan keindahan dunia melalui tarian!

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....