Kue Bandros, Kuliner Khas dari Jawa Barat

  • 29 Jul 2026 11:37 WIB
  •  Bandung

RRI.CO,ID, Bandung - Banyak pilihan makanan yang ada di Jawa Barat khususnya bandung yang dijuluki kota kuliner. Banyak makanan legendaris yang enak untuk dijadikan teman saat bersantai sambil minum teh hangat atau kopi, salah satunya adalah kue Bandros.

Bandros adalah salah satu makanan khas daerah Jawa Barat, Kue tradisional ini terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, daun suji dan santan. Kue ini biasanya dihidangkan dengan taburan gula pasir maupun varian rasa asin.

Bentuk kue Bandros mirip dengan kue pukis karena memang di cetak pada cetakan yang serupa, yakni cetakan yang berbentuk setengah lingkaran dan berjejer cukup banyak.

Bandros adalah salah satu kekayaan kuliner yang dimiliki oleh masyarakat Sunda. Meski sederhana, kue ini mampu menghadirkan rasa yang khas dan menggugah selera. Dengan berbagai variasi yang ada, Bandros terus beradaptasi dan tetap menjadi favorit di tengah gempuran makanan modern.

Bandros, kue pancong, atau gonjing adalah salah satu makanan khas Sunda. Kue tradisional ini terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, daun suji dan santan. Kue ini biasanya dihidangkan dengan taburan gula pasir ,keju ataupun coklat . Bentuk kue ini mirip dengan kue pukis karena memang dicetak pada cetakan yang serupa, yakni cetakan yang berbentuk setengah lingkaran dan berjejer cukup banyak, dengan tungku arang atau di-era sekarang dengan tungku kompor gas kecil minimalis.

Di Jawa Barat, khususnya di Bandung, kita dapat menemukan bandros di beberapa tempat. Kita dapat menemukan bandros di penjual makanan yang berkeliling kompleks perumahan yang didorong atau dipanggul.

Salah seorang penjual kue bandros di Kabupaten Bandung “Bah Ayi” setiap hari pada pagi hari dan sore, berkeliling berjualan bandros menggunakan roda menyusuri perkampungan dan komplek perumahan. Bandros yang ia jual dengan harga yang masih terjangkau oleh konsumen yaitu Rp.5.000 berisi 5 untuk setengah adonan berisi 5 pcs, atau Rp.10.000 untuk satu adonan berisi 10 pcs,

Penghasilan yang didapatkan dari usaha ini berkisar antara seratus ribu terkadang lebih setiap harinya, dan dari pendapatannya tersebut, Alhamdulillah dapat mencukupi kebutuhan keluarga,

Kue bandros selain dijual dengan berkeliling menggunakan roda, kita juga dapat menemukan penjual bandros di sekitar pusat keramaian atau pusat perbelanjaan. Untuk melestarikan kuliner tradisonal Jawa Barat tersebut, sampai sampai Kota Bandung meluncurkan sebuah bus wisata bertingkat yang diberi nama Bandros singkatan dari Bandung Tour on The Bus. Nama ini dipilih memang mengacu pada nama makanan Bandros dengan harapan dapat menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan Kota Bandung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....