Seuri Imah Sunda Tawarkan Pengalaman Kuliner Sunda Otentik
- 30 Mei 2026 14:13 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Rumah makan Sunda terbaru, Seuri Imah Sunda, resmi dibuka di Jalan Ir. H. Juanda (Dago), Kota Bandung, Sabtu 30 Mei 2026. Kehadiran restoran ini menambah pilihan kuliner khas Sunda di Kota Kembang dengan konsep yang tidak hanya mengedepankan cita rasa, tetapi juga pengalaman bersantap yang nyaman dan berkesan bagi pengunjung.
Direktur Utama PT Gerai Wahana Kuliner, Devy Farial, mengatakan Seuri Imah Sunda hadir dengan mengusung konsep kuliner Sunda yang otentik. Menurutnya, meskipun Bandung telah memiliki banyak restoran Sunda, pangsa pasar kuliner khas Tatar Pasundan masih sangat besar dan terus diminati masyarakat.
"Yang membedakan, tentu kami mengangkat makanan Sunda sebagai identitas utama. Kami juga memiliki restoran Sunda lain di kawasan pabrik baju, yaitu Saung Pabrik. Di sana konsep Sundanya lebih otentik dengan beragam menu tradisional. Sebagian menu kami hadirkan juga di Seuri Imah Sunda, meskipun ada beberapa yang disesuaikan," ujar Devy usai acara grand opening, sabtu 30 Mei 2026.
Ia menjelaskan, Seuri Imah Sunda tidak hanya dirancang sebagai tempat makan biasa, tetapi juga sebagai destinasi untuk menikmati suasana bersama keluarga, sahabat, maupun rombongan besar.
"Konsep Seuri ini kami buat agar bukan hanya menjadi restoran, tetapi juga memberikan pengalaman bagi para tamu. Kami ingin pengunjung datang bersama keluarga atau teman-teman, menikmati makanan sekaligus suasana yang nyaman. Karena itu desain restoran, kenyamanan ruangan, hingga fasilitas pendukung benar-benar kami pikirkan. Seluruh ruangan juga berpendingin udara sehingga pengunjung bisa tetap nyaman saat menikmati hidangan khas Sunda yang identik dengan cita rasa pedas," katanya.
Devy mengaku memiliki kedekatan emosional dengan kuliner Sunda karena lahir dan besar di Bandung. Menurutnya, makanan Sunda merupakan comfort food yang memiliki cita rasa khas dan sulit ditemukan padanannya di daerah maupun negara lain.
"Saya lahir dan besar di Bandung. Kecintaan terhadap makanan Sunda tidak pernah hilang. Bagi saya makanan Sunda adalah comfort food. Misalnya sayur asam yang memiliki cita rasa khas, atau karedok yang bahkan sulit ditemukan di luar Jawa Barat. Mungkin ada yang mirip seperti gado-gado, tetapi tetap berbeda," ucapnya.
Ia optimistis kuliner Sunda akan terus memiliki tempat di hati masyarakat. Karena itu, tantangan yang dihadapi bukan pada persaingan jumlah restoran, melainkan bagaimana menghadirkan konsep, pelayanan, dan pengalaman yang berbeda bagi pelanggan.
Untuk menu andalan, Seuri Imah Sunda mengunggulkan ayam goreng serundeng yang dipadukan dengan 16 jenis sambal khas. Selain itu, terdapat pula berbagai hidangan tradisional favorit seperti sayur asam dan karedok.
"Jagoan makanan di sini adalah ayam goreng serundeng dan 16 macam sambal yang kami sajikan. Selain itu ada sayur asam dan karedok yang menjadi favorit banyak pelanggan," katanya.
Seuri Imah Sunda juga menawarkan beragam pilihan menu dengan harga yang dinilai terjangkau. Devy menegaskan pihaknya sengaja menetapkan harga yang ramah di kantong tanpa mengurangi kualitas makanan maupun kenyamanan tempat.
"Kami memiliki banyak sekali pilihan menu. Dari sisi harga, kami berada di kisaran yang terjangkau. Pengunjung tidak hanya mendapatkan makanan yang enak, tetapi juga suasana yang nyaman dan pengalaman bersantap yang menyenangkan," ucapnya.
Saat ini Seuri Imah Sunda beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga 22.00 WIB. Ke depan, manajemen juga tengah mempertimbangkan untuk menghadirkan menu sarapan guna memenuhi permintaan sejumlah pelanggan.
"Jam operasional kami dari pukul 11 siang sampai 10 malam. Ada juga beberapa masukan agar kami menyediakan menu breakfast, dan itu sedang kami pertimbangkan," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....