Wedang Jahe, Minuman Herbal Penghangat Tubuh

  • 19 Mei 2026 19:11 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Bandung - Wedang jahe atau dalam bahasa Jawa wedang jae' yang berarti minuman rebus, adalah hidangan minuman sari jahe tradisional dari daerah Jawa Tengah, terutama Yogyakarta dan Jawa Timur. Minuman ini biasanya disajikan dalam keadaan panas dan hangat terkadang minuman ini disebut juga teh jahe, walaupun sama sekali tidak mengandung daun teh.

Wedang jahe selain digemari oleh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat pulau Jawa, minuman ini juga sudah dikenal berbagai negara. Bahkan pada tahun 1989 wedang jahe menjadi salah satu jamuan ketika Pangeran Charles, Putra Mahkota kerajaan Inggris, berkunjung ke Hutan Wanagama yang berada Di kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Salah satu varian wedang jahe yang di gemari adalah wedang madu jahe yang disajikan dalam poci tanah dan memberikan rasa khas.

Wedang jahe terbuat dari irisan jahe segar, gula Jawa atau gula batu, yang dicampur dengan air panas, yang sebelumnya jahe dibakar lalu di geprek kasar hingga mengeluarkan air ekstrak, kadang ditambah dengan rempah-rempah seperti daun pandan, batang sereh, dan kayu manis.

Selain menggunakan bahan jahe segar, masyarakat Indonesia juga menggunakan jahe bubuk sebagai bahan resep tradisional, sehingga minuman seperti wedang jahe ini memiliki sejarah panjang obat herbal tradisional di Asia Timur, Asia Selatan, Asia Barat, dan Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Kini Wedang jahe selain dikenal sebagai minuman herbal sebagai penghangat tubuh, wedang jahe juga menjadi warisan budaya kuliner nusantara yang telah populer dan menyebar ke berbagai daerah, tidak sulit untuk menemukan minuman ini karena banyak dijual oleh pedagang jamu yang sudah berbentuk kemasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....