Lalapan : Sayuran Bagian dari MasyarakatSunda

  • 26 Mar 2026 11:31 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Dimana ada rumah makan Sunda, disana ada lalapan. Lalab atau lalapan merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan dan budaya masyarakat Sunda sejak dulu kala.

Oleh karena sudah barang tentu lalab memiliki arti tersendiri dalam kehidupan tradisi masyarakat pedesaan. Bahkan hingga saat ini lalab sudah menjadi bagian dari lingkungan kehidupan modern masyarakat kota. Lalapan itu sendiri terdiri dari daun, pucuk, buah muda atau biji- bijian tanaman segar, dan semua lalapan ini merupakan bagian dari program WHO "Back to Nature" makanan yang kaya akan serat, mineral dan vitamin yang baik untuk kesehatan dan kebugaran.

Jika masyarakat barat terutama Eropa dan Amerika bangga akan makanan segar serta populer yang dinamakan salads. Maka masyarakat Indonesia harus bangga dengan lalapan, terutama bagi kebanyakan masyarakat sunda yang sejak dahulu sudah mengkonsumsi Lalapan.

Dari sekian banyak lalapan yang tumbuh dan berkembang di Indonesia terutama di Jawa Barat, ada yang dinamakan Seladren atau tespong( Oenanthe Javanica) yaitu tumbuhan yang menyerupai saledri. Bentuk daunnya bergerigi namun agak sedikit lebih kaku dan tebal dibandingkan tanaman saledri, dan ternyata tanaman tespong ini mengandung antioksidan yang cukup kuat.

Melansir dari laman manfaat.co.id, ternyata daun tespong memiliki beragam manfaat, seperti,

• Meningkatkan stamina

• Membantu meperlancar sirkulasi darah

• Menyehatkan mata

• Mempertajam daya ingat

• Menambah nafsu makan

• Membantu mengatasi penyakit maag

• Membantu menetralisir racun

Daun tespong juga biasanya digunakan sebagai obat-obatan karena kandungan vitamin E yang sangat tinggi, mengandung banyak kalsium dan zat besi, dan tentunya banyak lagi manfaat lainnya. Salam sehat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....