Opak : Cemilan Tradisional yang Renyah dan Gurih
- 25 Mar 2026 18:58 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Opak adalah cemilan tradisional yang gurih dan renyah, bagi masyarakat Jawa Barat khususnya orang Sunda dan juga daerah Jawa sudah tidak asing lagi dengan kudapan ini, yang kering renyah sejenis kerupuk, karena kudapan ini merupakan makanan khas Sunda, jika kerupuk terbuat dari tepung tapioka sedangkan opak terbuat dari tepung beras atau etan yang diberi bumbu seperti garam, gula, parutan kelapa dan bumbu penyedap.
Opak ini pertama kali dikenal di daerah Priangan dan berbahan dasar tepung beras ketan yang ditumbuk setelah melalui proses dikukus sehingga menjadi lunak, dan setelah lunak dibentuk lembaran-lembaran tipis bulat kecil maupun besar, kemudian lembaran ini dikeringkan dengan cara dijemur di terik matahari, setelah kering proses selanjutnya dipanggang di bara api sehingga melunak dan renyah.
Di sebagian wilayah di Jawa Barat opak ini merujuk ke kerupuk ente atau kecimpring, walaupun keduanya merupakan jenis kerupuk tapi dalam kenyataannya keduanya sangat berbeda baik dari cara pembuatannya, tekstur dan juga rasa.
Opak ketan yang terkenal adalah opak yang berasal dari jampang Kabupaten sukabumi, Jawa barat, karena opak dari daerah ini mempunyai rasa yang gurih dan renyah, walaupun didaerah lain di Jawa Barat banyak terdapat opak.
Ada dua jenis opak ketan, yaitu opak ketan yang rasanya asin sertab ada juga opak ketan yang rasanya manis, orang Sunda sendiri sering menyebut opak manis ini dengan sebutan opak beureum.
| Baca juga: Endog Lewo, Camilan Legendaris Khas Garut |
Walaupun opak ini tidak populer dikalangan generasi sekarang, tetapi sampai sekarang produksi opak masih terus berjalan, dan masih disukai masyarakat Jawa Barat, Bapak engkus (50), adalah satu diantara sekian banyak penyuka opak, ia sangat menyukai opak karena menurutnya selain menjaga makanan tradisional dari kepunahan, menurutnya, opak sangat cocok jika di makan bersama secangkir kopi dikala sedang santai.
"saya suka sekali opak apalagi opak ketan, karena selain gurih renyah juga cocok dimakan sambil meneguk secangkir kopi, atau teh hangat apalagi saat saya lagi bersantai".ungkapnya kepada RRI, Rabu 25 Maret 2026.
Opak juga menjadi hidangan dikala Hari raya lebaran tiba, dan dijadikan bersama makanan tradisional lainnya dimakan bersama keluarga dan teman sambil bercengkrama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....