Cemilan Berbahan Pokok Singkong, yang Dibuat saat Kegiatan Gotong Royong
- 15 Mar 2026 07:45 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Putri Noong adalah kuliner tradisional dari tanah Sunda yang mulai dikenal luas di wilayah Jawa Barat. Kudapan ini terbuat dari singkong yang dibentuk bulat memanjang lalu diisi pisang dan disajikan dengan taburan kelapa parut serta gula merah cair.
Melansir dari Disbudpar.bandungkota.go.id, Minggu, 15 maret 2026. Konon, makanan ini muncul dari kebiasaan masyarakat desa yang gemar mengolah singkong sebagai pangan harian. Dari dapur sederhana itulah lahir penganan manis yang kemudian disebut Putri Noong.
Nama Putri Noong sendiri terdengar unik dan sedikit ganjil bagi sebagian orang. Dalam cerita lisan masyarakat Sunda, sebutan itu muncul karena bentuknya dianggap menyerupai sosok putri yang “nongol” atau terlihat dari dalam balutan adonan singkong.
Kuliner ini dahulu sering dibuat saat berkumpul keluarga atau kegiatan gotong royong di kampung. Para ibu biasanya menumbuk singkong bersama sambil berbincang santai di halaman rumah.
Seiring waktu, Putri Noong mulai dijajakan di pasar tradisional dan warung jajanan kampung. Rasanya yang sederhana namun legit membuat banyak orang merasa akrab sejak gigitan pertama.
Bahan pembuatannya pun tidak rumit karena hanya membutuhkan singkong, pisang, kelapa, dan gula merah. Kesederhanaan itulah yang membuat makanan ini bertahan di tengah perubahan zaman.
Kini Putri Noong tidak hanya hadir di pasar tradisional, tetapi juga di berbagai acara kuliner khas Sunda. Beberapa penjual bahkan mengemasnya dengan tampilan lebih menarik agar digemari generasi muda.
Walau tergolong jajanan lama, Putri Noong tetap menyimpan kisah kecil tentang kehidupan masyarakat Sunda yang bersahaja. Dari dapur desa hingga meja hidangan modern, kudapan ini menjadi penanda bahwa tradisi kuliner tidak pernah benar-benar pudar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....