Eksistensi Sambal Terasi dalam Hidangan Masyarakat Jawa Barat

  • 24 Agt 2025 15:03 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Sambal terasi merupakan jenis sambal yang paling populer di Indonesia, khususnya bagi masyarakat Jawa Barat. Hampir semua warung atau restoran yang menjual masakan Sunda pasti sambal selalu ada.

Orang Sunda beranggapan, jika makan tanpa ada sambal dan lalapan, rasanya kurang afdol dan kurang nikmat. Bagi orang Sunda, Sambal dan Lalapan merupakan kombinasi hidangan favorit yang langsung dapat menambah rasa nafsu makan.

Kelemahan masyarakat Indonesia adalah ketika melihat ada sajian tempe, ayam goreng dan nasi panas di tambah sambal, seketika juga rasa lapar datang. Perpaduan rasa panas dan pedesnya sambal tidak dapat terbendung akan menghasilkan rasa nikmat yang luar biasa.

Pedasnya sambal dihasilkan dari cabe yang ditumbuk, dihaluskan kemudian ditambah dengan bumbu-bumbu seperti bawang, terasi, garam. Menurut history, sambal merupakan tradisi pribumi khas pulau Jawa untuk membuat kondimen atau penyedap makanan.

Kata sambal itu merupakan kata serapan yang berakar dari bahasa Jawa Kuno, yaitu sambe‘l yang berarti dihaluskan atau dilumatkan yang merujuk pada pengolahan rempah atau cabe.

Terminologi tentang sambal dapat ditelusuri dalam berbagai prasasti atau manuskrip Jawa Kuno yang ditemukan di seantro pulau Jawa. Diantaranya Kidung Sri Tanjung( dari abad ke-12), manuskrip Serat Centini( dari abad ke-16).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....