Getuk, Jajanan Legendaris yang Semakin Langka

  • 23 Jul 2025 09:21 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung; Getuk, jajanan tradisional yang berbahan dasar singkong, masih menjadi favorit sebagian masyarakat meskipun kini sudah mulai jarang ditemukan. Makanan legendaris ini dikenal dengan rasa manisnya yang khas, teksturnya yang lembut, dan taburan parutan kelapa di atasnya.

Ujang, seorang penjual getuk di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju), menyampaikan bahwa meskipun zaman telah berubah, masih banyak orang yang menyukai getuk.

"Makanan yang berbahan singkong atau ubi kayu ini adalah makanan legendaris. Di zaman modern seperti sekarang ini, masih banyak orang yang menyukai getuk," ujar Ujang saat ditemui RRI, Rabu (23/7/2025).

Baca juga : Gemlong, Jajanan Tradisional Khas Jabar yang Mulai Langka

Menurut Ujang, saat ini sudah banyak varian getuk yang beredar, mulai dari yang menggunakan gula putih hingga gula merah sebagai pemanis. Getuk juga identik dengan warna-warna cerah dan tampilan yang menggugah selera.

Namun sayangnya, seiring dengan perkembangan zaman dan menjamurnya makanan cepat saji, keberadaan penjual getuk semakin langka. Makanan tradisional ini hanya bisa ditemukan di tempat-tempat tertentu, dan jumlah penjualnya pun bisa dihitung dengan jari.

"Sekarang pedagang getuk sangat jarang, hanya beberapa orang saja yang masih menjualnya," tambahnya.

Getuk bukan hanya sekadar jajanan, tetapi juga merupakan bagian dari kekayaan kuliner nusantara yang menyimpan kenangan masa lalu. Ditengah maraknya jajanan modern, eksistensi getuk seolah menjadi penanda pentingnya melestarikan kuliner tradisional Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....