Asal-Usul Lahirnya Cendol Elizabeth Bandung

  • 10 Mar 2025 16:13 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung, Siapa yang tak kenal dengan kuliner yang satu ini? Cendol Elizabeth adalah kuliner legendaris di Kota Bandung yang sudah eksis sejak puluhan tahun lalu. Dengan rasa yang khas dan tekstur cendol yang lembut, minuman ini selalu menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan.

Selain es cendol, Cendol Elizabeth juga menjual es goyobod. Asal-usul berjualan goyobod berawal dari Eli yang suka membuat goyobod, saat itu ia sedang malas higga meminta tolong ke Rohman untuk membuatkan goyobod. Nur Hidayah, anak H Rohman menuturkan, bapaknya itu orang yang tekun. Sebelumnya Es Cendol Elizabeth pernah membukan stand di Ciwalk. Namun menurut Nur, saat itu jika hanya menjual cendol tidak tertutup biayanya, maka dibuatlah es goyobod. Karena pada stan Ciwalk telah ditambahkan menu goyobod, akhirnya pada 2001 menu goyobod di tambahkan di toko. Terkait nama Elizabeth banyak yang penasaran dengan asal-usul namanya. Apakah benar ada kaitannya dengan Ratu Elizabeth dari Inggris?

Sejak 1972, H. Rohman, pendiri Es Cendol Elizabeth sudah mulai berjualan Es Cendol keliling menggunakan gerobak. Saat itu ia masih tinggal di rumah kontrakan di Jalan Lio Genteng, Astanaanyar, ia keliling menjajakan dagangannya hingga ke Dago dan Cihampelas. Setiap pulang berjualan Rohman melewati Jalan Otista (Jalan Otto Iskandar Dinata). Di sana terdapat rumah ibu Eli yang merupakan langganan cendolnya. Hingga akhirnya ia mulai berjualan di depan rumah Eli. Saat itu, adik Eli bekerja di salah satu toko tas. Melihat Rohman sering berjualan di depan rumahnya menggunakan gerobak, Eli pun ingin menitipkan tas reject-nya kepada Rohman untuk dijual. Hingga akhirnya rumah Eli menjadi toko tas dan berdiri plang toko tas Elizabeth, Rohman masih berjualan es cendol. Ketika ada yang memesan cendol, Rohman yang kurang lancar dalam membaca dan menulis, meminta tolong ke Eli untuk menuliskan pesanannya. Eli yang sering menuliskan pesanan cendol menggunakan bon tas Elizabeth, menyarankan agar nama cendolnya juga Cendol Elizabeth. Inilah asal usul nama Cendol Elizabeth.

Es Cendol Elizabeth merupakan pelopor pedagang kaki lima di Jalan Otista saat itu. Namun karena banyaknya pembeli, saat berjualan di sana sering kehabisan bahan, hingga akhirnya banyak pembeli yang datang langsung ke tempat produksinya di Jalan Inhoftank.

Pemerintah pun membuat aturan Zona larangan pedagang kaki lima (PKL), Es Cendol Elizabeth sebenarnya tidak di area trotoar melainkan masih berada di area toko tas Elizabeth, sehingga Rohman memutuskan untuk pindah, karena jika tidak pedagang lain tidak mau pindah. Hingga Sekitar tahun 1998 mulai dibangun Es Cendol Elizabeth Pusat yang berada di Jalan Inhoftank Nomor 64 Bandung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....