Polda Jabar Tingkatkan Patroli di Wilayah, Antisipasi Kejahatan
- 27 Jul 2026 13:45 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Polda Jawa Barat meningkatkan patroli di seluruh wilayah hukum sebagai langkah mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, termasuk pencurian dengan kekerasan atau begal. Patroli diperkuat di seluruh daerah, mulai dari Bogor hingga Pangandaran, dengan fokus pada kota-kota besar seperti Bandung, Cimahi, Soreang, dan Bogor yang masih menerima laporan tindak kriminal.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengajak masyarakat memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Menurutnya, layanan tersebut tidak hanya menerima laporan tindak kejahatan, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan pengawalan agar dapat pulang ke rumah dengan aman.
Hendra mencontohkan salah satu laporan dari seorang pekerja perempuan yang viral di media sosial karena mendapat bantuan patroli kepolisian melalui layanan 110. "Beberapa menit setelah menghubungi operator, mobil patroli datang dan mengantarkan perempuan tersebut bersama anaknya hingga tiba di rumah dengan selamat"ujar Hendra saat dialog Bandung di Pro 1 RRI Bandung, Senin 27 Juli 2026.
Selain menghubungi Call Center 110, masyarakat juga diminta tidak ragu menyapa atau meminta bantuan kepada petugas yang berjaga di pos polisi maupun personel yang sedang berpatroli. Kepolisian menegaskan kehadiran anggota di lapangan bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menjadi ancaman bagi para pelaku kejahatan.
Polda Jabar juga mengimbau masyarakat untuk saling menjaga dengan bepergian bersama rekan kerja atau orang yang memiliki tujuan searah, terutama saat pulang pada malam hari. "Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperkuat rasa aman di lingkungan masyarakat,"jelasnya.
Di sisi lain, Hendra mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan kepanikan tanpa didukung fakta. Polda Jabar telah memanggil tiga orang untuk memberikan klarifikasi terkait unggahan yang dinilai membangun narasi seolah-olah situasi keamanan memburuk, dan menegaskan penyebaran informasi menyesatkan dapat diproses secara hukum apabila diulangi.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan keberadaan balap liar, gerombolan yang mencurigakan, maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya melalui layanan 110. Seluruh laporan akan segera ditindaklanjuti oleh operator dan personel kepolisian di lapangan tanpa dipungut biaya.
Hendra menyebut efektivitas layanan 110 telah terbukti dalam pengungkapan sejumlah kasus kriminal, termasuk kasus begal di Flyover Kopo yang pelakunya berhasil ditangkap sekitar tiga jam setelah laporan diterima. Selain itu, kasus begal beruntun di kawasan Cikawao, Melong, dan Buahbatu juga berhasil diungkap dalam waktu sekitar 35 menit, dengan barang bukti senjata tajam dan sepeda motor korban berhasil diamankan.
Polda Jabar juga telah mengungkap berbagai kasus lain, seperti aksi polisi gadungan di Babakan Ciparay hingga tindak kriminal yang melibatkan remaja di Cianjur. Kepolisian berharap masyarakat turut menyebarluaskan informasi mengenai keberhasilan pengungkapan kasus agar tidak muncul kesan bahwa kasus lama masih terus terjadi dan memicu keresahan publik.
Melalui semangat "JAWARA" atau Jaga Rawat Jawa Barat yang diinisiasi Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus, Polda Jabar mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara kepolisian, satpam, petugas kamtibmas, dan warga melalui pos kamling diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang tetap kondusif di Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....