Pasar Modal Indonesia Terjaga Ditengah Dinamika Global

  • 06 Okt 2026 20:03 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Bandung - Pasar saham domestik bergerak dinamis sepanjang September 2026. Penurunan IHSG terpengaruh tingginya volatilitas pasar keuangan global.

Meskipun demikian, likuiditas dan resiliensi pasar modal nasional tetap terjaga baik. Rata-rata bid-ask spread tercatat relatif stabil di level 1,20 persen.

"Resiliensi dan likuiditas pasar modal domestik terpantau tetap manageable di tengah dinamika," ujar Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan B. Sasongko, Selasa 6 Oktober 2026.

Sementara itu, partisipasi masyarakat di pasar modal menunjukkan kenaikan signifikan. Jumlah investor baru secara nasional bertambah sebanyak 1,03 juta orang.

Pertumbuhan positif ini terdorong oleh akselerasi dan penguatan ekosistem digital. Akumulasi total investor kini menembus angka 32,17 juta investor.

Aktivitas korporasi dalam penghimpunan dana melalui Penawaran Umum juga tercatat tetap tinggi. Realisasi penggalangan dana mencapai Rp186,03 triliun hingga akhir September.

Pada instrumen baru, tujuh produk ETF Emas berhasil diterbitkan oleh Manajer Investasi. Dana kelolaan instrumen ini tercatat mencapai senilai Rp105,63 miliar.

Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan terus memperketat pengawasan dan penegakan hukum. Langkah ketat ini guna menjamin integritas serta perlindungan bagi seluruh investor.

Sepanjang tahun 2026, sanksi administratif berupa denda ratusan miliar telah dijatuhkan. OJK berkomitmen penuh menciptakan iklim investasi yang aman dan transparan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....