KDS Dorong 5 RSUD BEDAS Mandiri Secara Finansial

  • 06 Okt 2026 20:47 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Bupati Bandung, KDS mengatakan, pihak pemerintah daerah siap mendukung seluruh rumah sakit. Tapi Bapak-Ibu pihak management RSUD persiapkan pelayanan yang optimal di rumah sakit masing-masing. Jangan kami sudah siap, tapi di lapangan tidak jalan.

Ia meminta pasca pertemuan rapat bersama itu masing-masing rumah sakit expose langsung kepadanya. Sesuai faktanya saja terkait anggaran.

“Saya minta masing-masing rumah sakit expose langsung kepada saya. Tidak boleh digabung, karena kebutuhan tiap rumah sakit berbeda,” tegas KDS, Senin 5 Oktober 2026.

KDS juga menyampaikan komitmennya memperjuangkan tambahan anggaran PBI di RKPD 2027. Saat ini baru terpasang Rp113 miliar, sementara kebutuhan kerja sama BPJS selama 12 bulan memerlukan tambahan sekitar Rp50 miliar.

“Kalau pemda tidak bisa bekerja sama dengan BPJS, praktis seluruh PBI dinonaktifkan dan tidak bisa dilayani di semua faskes. Ini yang harus kita hindari,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Dr. Hanhan Siti Hasanah, M.H melaporkan bahwa tiga RSUD BEDAS Kertasari, Cimaung, dan Tegalluar sudah bekerja sama dengan BPJS. RSUD Arjasari sedang proses akreditasi dan pengajuan kredensialing BPJS, sedangkan RSUD Pacira tengah mempersiapkan survei akreditasi. Kelimanya sudah memiliki izin operasional dan siap melayani masyarakat.

“Sekitar 90 persen pendapatan RSUD berasal dari BPJS. Karena itu, kelancaran kerja sama ini sangat menentukan keberlanjutan layanan,” ujar Siti.

Ia menambahkan, hingga kini seluruh kebutuhan RSUD BEDAS, baik SDM, sarana prasarana, alat kesehatan, obat, maupun BMHP, masih sebagian besar disubsidi APBD. Ke depan, kelima RSUD didorong mampu membiayai dirinya sendiri melalui penguatan BLUD dan peningkatan pendapatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....