Anggaran PBI Ditmabah demi Layanan Kesehatan RSUD Meningkat
- 05 Okt 2026 15:15 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan mendorong kemandirian lima RSUD BEDAS. Komitmen itu ditegaskan Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS dalam Workshop Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di Hotel Sutan Raja, Soreang.
Kegiatan itu diikuti seluruh direktur, jajaran struktural, penanggung jawab mutu, kepala instalasi, dan pengelola keuangan dari lima RSUD BEDAS. Yaitu yang berlokasi di Kertasari, Cimaung, Arjasari, Tegalluar, dan Pacira.
KDS menegaskan bahwa pelayanan kesehatan adalah hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi. Ia menyoroti masih rendahnya tingkat utilisasi atau Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah RSUD BEDAS, seperti Arjasari yang baru mencapai 14 persen, Tegalluar 40 persen, Cimaung 47 persen, dan Kertasari di bawah 50 persen.
“Penyebabnya beragam, mulai dari belum adanya kerja sama dengan BPJS hingga proses akreditasi yang masih berjalan. Ini menjadi catatan kami untuk segera dituntaskan,” ujar KDS, Senin 5 Oktober 2026.
Ia meminta para direktur menyusun rencana bisnis anggaran (RBA) yang matang, menetapkan indikator mutu terukur, serta mempercepat waktu tunggu pasien, respons IGD, dan kepuasan layanan. Menurutnya, visi dan misi rumah sakit harus selaras dengan visi Kabupaten Bandung yang lebih BEDAS, Maju, dan Berkelanjutan.
“Tanpa perencanaan yang matang, pelayanan tidak akan maksimal. Tetapkan indikator mutu yang terukur, jangan hanya jadi rutinitas administrasi,” tegasnya.
KDS juga menekankan pentingnya keseimbangan peran. Yaitu antara pemerintah daerah dan manajemen rumah sakit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....