KDS: Sanitasi Fondasi Peradaban, Menjaga Lingkungan merupakan Kewajiban
- 29 Sep 2026 13:50 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Dadang Supriatna, Bupati Bandung atau KDS bukan hanya memimpin salah satu kabupaten dengan penduduk terbesar di Indonesia, tetapi ia juga mengemban tanggung jawab moral untuk menggerakkan seluruh daerah di Indonesia agar menempatkan sanitasi sebagai agenda utama pembangunan. Sebab, kemajuan daerah tidak diukur dari banyaknya jalan, gedung, atau pertumbuhan ekonomi semata.
"Rakyat yang dapat menghirup udara bersih, mendapatkan air minum yang aman, memiliki jamban yang sehat, bebas dari pencemaran, itulah indikator kemajuan sejati," kata KDS, Senin 28 September 2026.
Infrastruktur megah akan kehilangan makna jika sungai berubah menjadi saluran limbah. Pertumbuhan ekonomi menjadi semu jika masyarakat harus menanggung biaya pengobatan yang sebenarnya dapat dicegah melalui air bersih dan sanitasi layak.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, air tercemar dan sanitasi buruk berkaitan erat dengan penularan kolera, diare, disentri, tifus, hingga polio. Setiap tahun, sekitar 1,4 juta kematian di dunia sebenarnya dapat dicegah dengan air bersih dan sanitasi yang memadai.
Lebih jauh, Toto Izul Fatah, Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, mengatakan sanitasi berhubungan langsung dengan penurunan stunting, kualitas pendidikan, produktivitas, dan pengentasan kemiskinan. Oleh karena itu, ujar Toto, membangun sanitasi bukan sekadar membangun jamban atau saluran pembuangan. Sanitasi merupakan investasi untuk kesehatan, kecerdasan, produktivitas, dan masa depan bangsa.
Dalam konteks inilah keberadaan AKKOPSI menjadi penting dan relevan untuk saat ini. Ia memiliki peran strategis sebagai ruang bersama pemerintah kabupaten dan kota untuk bertukar pengalaman, memperkuat komitmen politik, mendorong pembiayaan, dan mempercepat pembangunan sanitasi.
"Kami sangat gembira karena KDS berhasil mendorong setiap daerah agar memiliki peta jalan, target yang terukur, basis data yang akurat, serta sistem pemantauan yang terbuka kepada publik," ungkap Toto. Melalui AKKOPSI, kata dia, KDS mendorong empat agenda strategis yakni mengawal RUU Air Bersih dan Sanitasi agar memiliki landasan hukum yang kuat dan menjadikan sanitasi bagian dari ketahanan pangan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....