Waktu Terbaik Berjemur Dipagi Hari untuk Mendapatkan Vitamin D Optimal
- 30 Agt 2026 15:26 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Selain melalui makanan, untuk mendapatkan asupan vitamin bagi tubuh salah satu cara alami yang paling efektif melalui berjemur di bawah sinar matahari, karena sinar matahari pada pagi hari banyak mengandung vitamin D.
Kapan waktu yang tepat untuk berjemur? Berdasarkan riset kesehatan, waktu yang direkomendasikan adalah pagi hari antara pukul 07.00 hingga 10.00. Pada rentang waktu ini, intensitas sinar ultraviolet (UV) masih tergolong aman bagi kulit manusia, namun tetap efektif dalam memicu produksi vitamin D.
Paparan sinar matahari pagi membantu tubuh mensintesis vitamin D3 yang berperan krusial dalam penyerapan kalsium dan fosfor. Hal ini sangat penting untuk menjaga kepadatan tulang, kekuatan gigi, serta mengoptimalkan fungsi sistem kekebalan tubuh.
Dengan sistem imun yang kuat, tubuh akan lebih tangguh dalam menangkal berbagai serangan virus dan bakteri yang memicu penyakit infeksi.
Durasi dan Cara Berjemur yang Aman bagi Kulit
Meskipun sinar matahari memberikan manfaat besar, durasi paparan harus tetap diperhatikan agar tidak menimbulkan efek samping seperti kulit terbakar atau eritema.
Durasi yang dianggap cukup untuk mendapatkan manfaat kesehatan adalah sekitar 10 hingga 15 menit saja.
Frekuensi ini dapat dilakukan sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian secara alami.
Saat berjemur, disarankan untuk membiarkan sebagian area kulit seperti lengan dan tungkai terpapar sinar matahari secara langsung.
Penggunaan tabir surya tetap diperbolehkan pada area wajah untuk mencegah penuaan dini, namun membiarkan sebagian kulit tubuh terbuka tanpa penghalang akan mempercepat proses pembentukan vitamin D.
Selain itu, penggunaan kacamata hitam juga dianjurkan guna melindungi retina mata dari silau matahari pagi. Saat berjemur, jangan lupa untuk lindungi kulit menggunakan sunscreen.
Manfaat Sinar UVB untuk Pertumbuhan dan Imunitas
Sinar matahari terdiri dari berbagai spektrum, namun jenis yang paling berperan dalam pembentukan vitamin D adalah sinar ultraviolet B (UVB). Pada jam 07.00 hingga 10.00, sinar UVB mulai mencapai permukaan bumi dalam kadar yang moderat.
Manfaat utama dari paparan sinar matahari ini mencakup beberapa aspek kesehatan berikut ini:
- Meningkatkan kesehatan tulang dengan membantu penyerapan kalsium secara maksimal ke dalam struktur tulang.
- Memperkuat sistem imunitas tubuh melalui aktivasi sel T yang berperan dalam melawan infeksi kuman.
- Membantu mengatur ritme sirkadian sehingga kualitas tidur di malam hari menjadi lebih baik.
- Mendukung kesehatan gigi pada anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
- Mengurangi risiko depresi musiman dengan merangsang pelepasan hormon serotonin yang memperbaiki suasana hati.
Penting bagi masyarakat untuk mengetahui kapan waktu yang harus dihindari untuk berjemur. Periode antara pukul 10.00 hingga 16.00 adalah waktu di mana intensitas sinar matahari berada pada titik tertinggi dan indeks UV sangat ekstrem.
Paparan langsung pada jam-jam tersebut dalam durasi yang lama dapat meningkatkan risiko kerusakan jaringan kulit yang serius.
Paparan sinar UV yang terlalu intens dapat menyebabkan kerusakan DNA pada sel kulit, yang dalam jangka panjang menjadi pemicu utama kanker kulit.
Selain itu, kulit akan mengalami dehidrasi, kemerahan, dan munculnya flek hitam akibat produksi melanin yang berlebihan.
Oleh karena itu, berjemur di luar rentang waktu pukul 07.00-10.00 sangat tidak disarankan demi menjaga integritas kulit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....