Pemkab Tasikmalaya Terus Berupaya Menekan Tingginya Permasalahan Kesehatan

  • 24 Agt 2026 10:25 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Angka harapan hidup, stunting dan kematian ibu dan anak masih menjadi permasalahan. Berdasar data pemda setempat, angka usia harapan hidup terendah di Jawa Barat.

Termasuk, angka stunting masih tinggi dibandingkan angka rata- rata stunting di Jawa Barat yang 15 persen. Sedangkan, di Kabupaten Tasikmalaya, angka stunting berada pada angka 17 persen.

“Iya dari kesehatan masih banyak PR, selain harapan hidup dan stunting, angka kematian ibu dan anak juga masih tinggi,” kata Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, Senin 24 Agustus 2026.

Dengan kondisi demikian, pihaknya telah menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan langkah- langkah taktis dalam menanggulangi ini.”termasuk yang paling tahu ini kepala desa, bidan- bidan, pendamping KB, penyuluh kesehatan harus dikuatkan,” katanya.

Termasuk bekerjasama dengan pesantren, agar minimal santri- santri yang ada tahu bagaimana menjaga kesehatan. Sehingga saat kembali ke masyarakat para santri juga bisa turut berkontribusi di bidang kesehatan.

“Ketika terjadi gerakan bersama, ini akan menjadi ekosistem lingkungan yang sehat,” ujarnya.

Asep berharap, dengan upaya bersama ini, segala permasalahan kesehatan yang masih menjadi pekerjaan rumah bisa diselesaikan.”mudah- mudahan dengan upaya bersama ini bisa diselesaikan,”katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....