Makanan dan Kebiasaan Pemicu Bengkak Kelenjar Getah Bening
- 03 Jul 2026 20:33 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Pembengkakan kelenjar getah bening umumnya terjadi saat tubuh melawan infeksi atau peradangan. Agar pemulihan optimal, hindari makanan yang memicu inflamasi seperti gula berlebih, daging tinggi lemak jenuh, makanan cepat saji, dan produk susu olahan. Kebiasaan seperti merokok, minum alkohol, kurang tidur, dan memencet benjolan juga harus dihentikan.
Berikut adalah rincian makanan dan kebiasaan yang perlu diperhatikan:
1. Makanan yang Harus Dihindari
- Gula Rafinasi: Konsumsi makanan/minuman manis berlebih dapat melemahkan sistem imun dan memperparah peradangan di dalam tubuh.
- Daging Berlemak & Produk Susu: Daging dengan lemak jenuh tinggi, produk susu, hingga telur tertentu bisa memicu respons peradangan pada beberapa orang.
- Makanan Cepat Saji & Gorengan: Makanan ultra-proses atau yang digoreng kaya akan lemak trans yang dapat memperberat kerja sistem kekebalan tubuh.
2. Kebiasaan yang Memicu dan Memperparah Pembengkakan
- Merokok: Asap dan kandungan rokok menurunkan daya tahan tubuh sehingga memperlambat penyembuhan.
- Konsumsi Alkohol: Alkohol memicu peradangan, melemahkan imun, dan dapat mengganggu efektivitas obat medis yang sedang dikonsumsi.
- Kurang Istirahat: Tubuh membutuhkan waktu ekstra untuk memproduksi sel darah putih. Sering begadang atau kurang tidur membuat proses penyembuhan menjadi lebih lambat.
- Memencet atau Mengurut Benjolan: Kebiasaan menekan atau memijat kelenjar yang membengkak berisiko menyebabkan iritasi, nyeri hebat, hingga memicu infeksi tambahan.
Sebagian besar pembengkakan bersifat sementara dan akan mereda seiring hilangnya infeksi. Namun, jika benjolan terasa keras, tidak nyeri, tidak bisa digerakkan, atau bertahan lebih dari dua minggu, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan medis yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....