Benarkah Makan Malam Bikin Gemuk? Ini Faktanya
- 30 Jun 2026 21:04 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Banyak orang menghindari makan malam karena khawatir berat badan akan naik. Anggapan bahwa makan malam menjadi penyebab utama kegemukan memang sudah lama beredar. Namun, benarkah demikian?
Dikutip dari laman Siloam hospitals. Faktanya, makan malam tidak serta-merta membuat seseorang menjadi gemuk. Kenaikan berat badan lebih dipengaruhi oleh jumlah kalori yang dikonsumsi, jenis makanan, serta tingkat aktivitas fisik sepanjang hari, bukan semata-mata karena waktu makan.
Pada malam hari, metabolisme tubuh memang cenderung melambat sehingga pembakaran kalori tidak secepat pada siang hari. Saat tidur, tubuh menggunakan cadangan glukosa untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Jika makan malam dilakukan pada waktu yang tepat dan porsinya sesuai kebutuhan, tubuh dapat memanfaatkan cadangan energi tersebut secara optimal.
Sebaliknya, makan terlalu larut malam atau mengonsumsi kalori berlebihan dapat menyebabkan kelebihan energi disimpan sebagai lemak. Kebiasaan memilih makanan cepat saji, camilan tinggi kalori, lalu langsung tidur setelah makan juga menjadi faktor yang meningkatkan risiko kenaikan berat badan.
| Baca juga: Pola Makan Sehat saat Sahur dan Berbuka |
Karena itu, makan malam tetap aman dilakukan selama menu yang dipilih sehat, porsinya tidak berlebihan, dan diimbangi dengan aktivitas fisik secara rutin.
Tips Makan Malam agar Berat Badan Tetap Terjaga
1. Hindari makanan tinggi garam
Makanan tinggi garam umumnya juga tinggi kalori dan dapat memicu keinginan untuk makan lebih banyak. Selain itu, konsumsi natrium berlebihan membuat tubuh menahan cairan sehingga berat badan bisa meningkat. Sebaiknya batasi camilan asin atau makanan olahan saat malam hari.
2. Pilih makanan rendah kalori dan kaya nutrisi
Utamakan menu yang kaya serat, seperti sayuran, buah-buahan, serta sumber protein tanpa lemak. Jenis makanan ini membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh tanpa menambah kalori berlebihan.
3. Perbanyak minum air putih
Memenuhi kebutuhan cairan membantu menjaga metabolisme tubuh tetap optimal. Minum satu hingga dua gelas air sebelum makan juga dapat membantu mengendalikan nafsu makan sehingga porsi makan lebih terjaga.
4. Tetap aktif bergerak
Kurangnya aktivitas fisik membuat kalori yang masuk lebih mudah disimpan sebagai lemak. Luangkan waktu untuk berolahraga, berjalan kaki, atau melakukan aktivitas ringan setelah makan agar tubuh tetap aktif membakar energi.
5. Tidur yang cukup
Kurang tidur sering kali memicu rasa lapar di malam hari dan meningkatkan keinginan mengonsumsi makanan tinggi gula maupun lemak. Tidur yang cukup membantu mengatur nafsu makan sekaligus menjaga pola makan tetap teratur.
Makan malam bukanlah penyebab utama kenaikan berat badan. Yang lebih menentukan adalah total kalori yang dikonsumsi, kualitas makanan, serta gaya hidup sehari-hari.
Selama porsi makan sesuai kebutuhan, memilih makanan bergizi, tidak makan terlalu larut, dan tetap rutin beraktivitas fisik, makan malam tidak perlu dikhawatirkan menjadi penyebab kegemukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....