Perawatan Kulit Tetap Kinclong di Musim Kemarau

  • 30 Jun 2026 11:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Memasuki musim kemarau, kelembapan udara cenderung menurun drastis sehingga memicu berbagai masalah kesehatan kulit. Kondisi lingkungan yang kering dan berdebu ini sering kali membuat kulit kehilangan hidrasi alaminya dengan sangat cepat.

Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) dalam rilisnya Selasa 30 Juni 2026, kulit yang dibiarkan kering tanpa penanganan dapat memicu iritasi hingga eksim. Oleh karena itu, diperlukan langkah perawatan yang tepat dan konsisten untuk menjaga skin barrier tetap berfungsi optimal.

Langkah mendasar yang sangat direkomendasikan oleh para ahli edukasi kesehatan adalah menjaga hidrasi dari dalam tubuh. Mengonsumsi air putih minimal delapan gelas sehari secara konsisten sangat membantu menjaga kelembapan jaringan kulit dari lapisan terdalam.

Selain kecukupan cairan internal, pemilihan sabun mandi juga memegang peranan yang sangat krusial selama musim kemarau ini. Berdasarkan panduan kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), masyarakat disarankan menghindari sabun yang mengandung antiseptik kuat atau pewangi berlebih karena dapat mengikis kelembapan alami.

Setelah mandi, penggunaan pelembap atau moisturizer secara berkala merupakan ritual wajib yang tidak boleh dilewatkan. Rekomendasi klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menyebutkan bahwa pelembap sebaiknya diaplikasikan dalam waktu tiga menit setelah mandi saat kulit masih dalam kondisi lembap.

Pilihlah produk pelembap yang mengandung formula kaya lipid seperti ceramide atau hyaluronic acid untuk mengunci kadar air di dalam kulit. Kandungan-kandungan aktif ini terbukti secara ilmiah mampu memperbaiki tekstur kulit yang kasar akibat paparan cuaca ekstrem.

Tidak kalah penting, perlindungan dari radiasi sinar ultraviolet (UV) juga harus ditingkatkan secara berkala setiap hari. Jurnal ilmiah kesehatan kulit nasional menegaskan bahwa penggunaan tabir surya (sunscreen) dengan minimal SPF 30 sangat wajib untuk mencegah kerusakan kulit yang memperparah kondisi kering.

Terakhir, cobalah untuk menghindari mandi dengan air yang terlalu panas dalam durasi yang lama selama musim kemarau ini. Suhu air yang tinggi dapat melarutkan lapisan minyak alami kulit, sehingga membuat kulit menjadi jauh lebih rentan bersisik dan gatal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....