Mengenal Kombucha, Minuman sehat dari Bahan Teh

  • 27 Jun 2026 16:43 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung: Saat ini banyak penyakit yang bisa menyerang tubuh dikarenakan keliru memilih makanan dan minuman yang tidak sehat. Memilih minuman sehat yang baik untuk kesehatan merupakan tuntutan wajib, salah satunya adalah Kombucha.

Kombucha merupakan minuman tradisional yang sudah ada sejak zaman tradisional dan pertama kali ditemukan di Tiongkok. Kombucha adalah minuman fermentasi yang biasanya terbuat dari teh hijau atau hitam dan dicampur dengan gula.

Dikutip dari laman siloamhospitals tentang “8 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan & Risiko Efek Sampingnya”, menjelaskan bahwa Terdapat sejumlah manfaat kombucha yang membuatnya menjadi salah satu minuman teh yang banyak dikonsumsi, seperti membantu melindungi tubuh terhadap bakteri berbahaya dan menjaga kesehatan organ-organ penting.

Antioksidan dalam kombucha mampu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Meminum kombucha secara rutin dapat membantu mengurangi kerusakan hati akibat bahan kimia beracun.

Kombucha yang dibuat dari teh hijau atau teh hitam mengandung antioksidan alami yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, kandungan probiotik yang dihasilkan dari proses fermentasi pun membantu memperbaiki kesehatan pencernaan dan sistem imun tubuh.

Fermentasi yang dilakukan dalam proses pembuatan kombucha menghasilkan asam asetat. Zat ini biasanya ditemukan pada cuka. Seperti polifenol dalam teh, asam asetat dapat membasmi mikroorganisme, termasuk bakteri berbahaya. Sifat antibakteri kombucha pun juga dapat melindungi tubuh dari bakteri E. coli dan Salmonella typhi.

Asam organik dalam kombucha dapat memberikan manfaat kesehatan berupa detoksifikasi tubuh dari racun. Detoksifikasi ini terjadi dalam darah dan organ tubuh lainnya, seperti hati, lambung, usus kecil, dan usus besar.

Namun, konsumsi kombucha yang sangat berlebihan pun juga berisiko menimbulkan sejumlah masalah, seperti asidosis laktat. Akumulasi asam dalam darah ini membahayakan kesehatan dan rentan dialami oleh orang-orang dengan imun lemah, peminum berat, dan wanita hamil.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....