Cara Mengunyah Makanan yang Benar untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan

  • 25 Jun 2026 20:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Mengunyah makanan merupakan tahap awal yang sangat penting dalam proses pencernaan. Meski terlihat sederhana, kebiasaan mengunyah dengan benar dapat membantu tubuh menyerap nutrisi secara optimal sekaligus mengurangi risiko berbagai gangguan kesehatan.

Dikutip dari laman siloamhospitals. Saat makanan masuk ke dalam mulut, proses pencernaan sebenarnya sudah dimulai. Gigi berfungsi menghancurkan makanan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.

Sementara air liur membantu melunakkan makanan dan mengandung enzim yang berperan dalam memecah zat gizi. Karena itu, cara mengunyah makanan yang tepat menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Manfaat Mengunyah Makanan dengan Benar

Mengunyah makanan secara perlahan dan menyeluruh memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Selain memudahkan kerja organ pencernaan, kebiasaan ini juga berkontribusi terhadap kesehatan secara keseluruhan.

1. Meringankan Kerja Sistem Pencernaan

Makanan yang telah dikunyah hingga halus lebih mudah dicerna oleh lambung dan usus. Proses ini membantu mengurangi beban kerja saluran pencernaan serta mempercepat penyerapan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Air liur yang bercampur dengan makanan juga mengandung enzim, termasuk lipase, yang membantu memecah lemak menjadi komponen yang lebih sederhana sehingga lebih mudah diolah oleh tubuh.

2. Membantu Mengontrol Berat Badan

Mengunyah makanan secara perlahan memberi kesempatan bagi tubuh untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak. Umumnya, otak membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk menerima sinyal bahwa kebutuhan makanan sudah terpenuhi.

Dengan makan lebih lambat dan mengunyah lebih banyak, seseorang cenderung tidak makan secara berlebihan. Kebiasaan ini dapat membantu menjaga berat badan tetap ideal.

3. Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Aktivitas mengunyah merangsang produksi air liur yang lebih banyak. Air liur berfungsi membersihkan sisa makanan di rongga mulut sekaligus membantu menjaga keseimbangan tingkat keasaman atau pH.

Keseimbangan pH yang baik dapat menurunkan risiko pertumbuhan bakteri penyebab kerusakan gigi, gigi berlubang, serta berbagai masalah kesehatan mulut lainnya.

4. Mengurangi Risiko Gangguan Pencernaan

Makanan yang tidak dikunyah dengan baik dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras. Akibatnya, seseorang lebih rentan mengalami berbagai keluhan seperti perut kembung, mual, gangguan penyerapan nutrisi, diare, hingga refluks asam lambung.

Dengan mengunyah makanan secara benar, risiko gangguan tersebut dapat diminimalkan karena makanan masuk ke lambung dalam kondisi yang lebih mudah dicerna.

Berapa Kali Makanan Sebaiknya Dikunyah?

Jumlah kunyahan yang ideal sebenarnya dapat berbeda-beda tergantung jenis dan tekstur makanan. Makanan yang keras tentu membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan makanan yang lunak.

Berdasarkan sejumlah penelitian, termasuk yang dipublikasikan dalam Journal of Future Foods, makanan umumnya disarankan dikunyah sekitar 20 hingga 30 kali sebelum ditelan. Tujuannya agar makanan cukup halus dan aman untuk diproses lebih lanjut oleh sistem pencernaan.

Cara Mengunyah Makanan yang Benar

Agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal, berikut beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan saat makan:

Ambil Makanan Secukupnya

Hindari memasukkan makanan ke dalam mulut dalam jumlah terlalu banyak. Ambillah makanan sesuai ukuran sendok atau garpu agar proses mengunyah menjadi lebih nyaman dan efektif.

Kunyah dengan Mulut Tertutup

Setelah makanan masuk ke mulut, tutup bibir dan mulai mengunyah secara perlahan. Gunakan lidah untuk memindahkan makanan dari satu sisi mulut ke sisi lainnya sehingga seluruh bagian makanan dapat dihancurkan secara merata.

Kunyah Secara Perlahan

Fokus pada proses mengunyah dan hindari terburu-buru saat makan. Upayakan untuk mengunyah setiap suapan sekitar 20–30 kali hingga teksturnya menjadi lembut dan mudah ditelan.

Telan Setelah Makanan Halus

Jangan langsung menelan makanan yang masih bertekstur kasar atau berukuran besar. Pastikan makanan telah cukup halus dan tercampur dengan air liur sebelum ditelan.

Batasi Minum Berlebihan Saat Makan

Minum air putih saat makan tetap diperbolehkan, namun sebaiknya tidak berlebihan. Konsumsi air dalam jumlah yang terlalu banyak dikhawatirkan dapat mengencerkan cairan pencernaan sehingga proses pemecahan makanan menjadi kurang optimal.

Mengunyah makanan dengan benar sering kali dianggap sepele, padahal kebiasaan ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pencernaan, mengontrol berat badan, serta memaksimalkan penyerapan nutrisi.

Dengan meluangkan waktu untuk makan lebih perlahan dan mengunyah makanan hingga halus, tubuh dapat bekerja lebih efisien dalam mengolah setiap asupan yang dikonsumsi.

Menerapkan kebiasaan ini secara konsisten tidak hanya membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, tetapi juga mendukung kualitas hidup yang lebih baik dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....