Penyebab Kesemutan dan Cara Mengatasinya
- 19 Jun 2026 20:42 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kesemutan (parestesia) adalah sensasi baal atau tertusuk akibat gangguan pada saraf atau sirkulasi darah. Kondisi ini umumnya bersifat sementara akibat posisi tubuh yang menekan saraf, namun bisa juga menjadi indikasi penyakit kronis seperti diabetes, saraf terjepit, atau kekurangan vitamin.
Penyebab Umum Kesemutan
- Posisi tubuh: Duduk bersila atau tidur dengan posisi menekan anggota tubuh terlalu lama sehingga sirkulasi darah dan saraf terhambat.
- Kekurangan nutrisi: Kurangnya asupan vitamin B (B1, B6, B12) atau asam folat yang penting untuk kesehatan saraf.
- Saraf terjepit (kompresi saraf): Tekanan pada saraf tulang belakang atau carpal tunnel syndrome pada pergelangan tangan.
- Penyakit tertentu: Diabetes (neuropati diabetik), gangguan autoimun, stroke, atau masalah ginjal.
- Efek samping obat/zat: Konsumsi alkohol berlebih atau efek samping obat-obatan medis tertentu.
Penanganan Mandiri (untuk kesemutan sementara):
- Ubah posisi: Segera berdiri, regangkan tubuh, atau lepaskan tekanan dari area yang kesemutan.
- Pijat lembut: Pijat area yang kebas untuk mengembalikan kelancaran aliran darah.
- Kompres atau rendam: Gunakan air hangat pada bagian yang terasa kaku untuk merelaksasi otot.
- Gunakan pakaian longgar: Hindari ikat pinggang, celana, atau jam tangan yang terlalu ketat agar peredaran darah tidak tersumbat.
Penanganan Jangka Panjang:
- Konsumsi vitamin: Pastikan kebutuhan vitamin neurotropik (khususnya Vitamin B) terpenuhi melalui makanan atau suplemen.
- Gaya hidup sehat: Rutin berolahraga dan konsumsi makanan bergizi untuk melancarkan sirkulasi darah. [
Segera konsultasikan dengan dokter spesialis saraf jika kesemutan tidak kunjung hilang, semakin parah, atau disertai gejala seperti lemas, nyeri hebat, dan pusing. Kesemutan yang menetap dapat menjadi penanda kondisi medis serius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....