Megalophobia: Ketakutan pada Benda Berukuran Raksasa
- 08 Jun 2026 13:40 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Saat mendengar kata fobia, sebagian besar orang mungkin mengenal takut ketinggian atau takut ruang sempit. Namun, terdapat jenis fobia yang relatif jarang diketahui masyarakat, yaitu megalophobia atau ketakutan berlebihan terhadap benda berukuran sangat besar.
Megalophobia merupakan kondisi ketika seseorang merasa cemas, takut, atau tidak nyaman saat melihat objek berukuran raksasa. Objek tersebut dapat berupa gedung pencakar langit, kapal besar, patung raksasa, bendungan, hingga struktur bangunan berukuran masif lainnya.
Menurut Dr. Adam Borland, psikolog klinis dari Cleveland Clinic, fobia spesifik dapat muncul akibat pengalaman traumatis, faktor lingkungan, maupun kecenderungan genetik. Ketakutan tersebut dapat memicu gejala seperti jantung berdebar, sesak napas, hingga keinginan untuk menghindari objek yang ditakuti.
Meskipun belum tercantum sebagai diagnosis tersendiri dalam pedoman gangguan mental, megalophobia termasuk ke dalam kategori fobia spesifik. Kondisi ini dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari apabila ketakutan yang dialami sudah mengganggu fungsi sosial maupun pekerjaan.
Psikolog klinis dan profesor psikologi dari Boston University, Dr. Stefan G. Hofmann, menjelaskan bahwa fobia spesifik merupakan salah satu gangguan kecemasan yang cukup umum terjadi. Namun, objek pemicu fobia dapat berbeda-beda pada setiap individu, termasuk terhadap benda berukuran besar yang sebenarnya tidak berbahaya.
Para ahli menyebutkan bahwa penanganan fobia dapat dilakukan melalui terapi perilaku kognitif (cognitive behavioral therapy) maupun terapi paparan (exposure therapy). Pendekatan tersebut bertujuan membantu individu mengelola respons kecemasan secara bertahap.
Fenomena megalophobia belakangan juga ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak pengguna internet membagikan pengalaman merasa tidak nyaman saat melihat foto kapal pesiar raksasa, patung berukuran besar, atau bangunan pencakar langit yang menjulang tinggi.
Mengenali berbagai jenis fobia menjadi penting untuk meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan mental. Jika ketakutan yang dialami mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, masyarakat dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Penulis: Raissa Mutiara Gayatri-RRI Bandung
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....