Silent Inflammation: Ancaman Tersembunyi dari Gaya Hidup Modern

  • 05 Jun 2026 09:01 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Istilah silent inflammation atau peradangan kronis tingkat rendah mulai banyak diperbincangkan dalam dunia kesehatan. Kondisi ini disebut “silent” karena sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas, namun dapat berlangsung dalam waktu lama dan meningkatkan risiko berbagai penyakit serius.

Silent inflammation dapat dipicu oleh berbagai faktor gaya hidup, seperti kurang tidur, stres berkepanjangan, kurang aktivitas fisik, merokok, hingga konsumsi makanan tinggi gula dan lemak jenuh secara berlebihan. Kondisi tersebut membuat tubuh terus berada dalam keadaan peradangan meski tidak sedang melawan infeksi.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin metabolik diabetes dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, menjelaskan bahwa peradangan kronis berkaitan dengan berbagai penyakit tidak menular. Menurutnya, pola hidup yang tidak sehat dapat mempercepat munculnya gangguan metabolik seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Sementara itu, Dr. Robert H. Shmerling, editor senior kesehatan dari Harvard Health Publishing, dalam artikel yang diterbitkan Harvard Medical School pada Januari 2025 menyebutkan bahwa peradangan kronis berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, kanker, serta gangguan neurodegeneratif. Ia menegaskan bahwa pola makan sehat, olahraga teratur, dan tidur yang cukup dapat membantu menurunkan risiko tersebut.

Peradangan kronis yang berlangsung lama juga dapat merusak pembuluh darah secara perlahan. Akibatnya, risiko penyakit jantung dan stroke dapat meningkat tanpa disadari oleh penderitanya.

Selain itu, kondisi ini juga dikaitkan dengan obesitas, gangguan ginjal, hingga penurunan fungsi kognitif. Karena gejalanya sering tidak spesifik, banyak orang baru menyadari masalah tersebut setelah muncul komplikasi yang lebih serius.

Para ahli menyarankan masyarakat untuk mulai memperbaiki pola hidup sejak dini. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak sayur dan buah, rutin berolahraga, mengelola stres, serta menjaga kualitas tidur menjadi langkah sederhana yang dapat membantu mencegah silent inflammation.

Di tengah meningkatnya tren kesehatan di kalangan generasi muda, mengenali silent inflammation menjadi penting agar masyarakat tidak hanya fokus pada kondisi yang terlihat secara fisik. Menjaga kesehatan dari dalam tubuh menjadi investasi jangka panjang untuk mencegah berbagai penyakit kronis di masa depan.

Penulis: Raissa Mutiara Gayatri-RRI Bandung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....