Kenali Vertigo dan Cara Mencegahnya
- 30 Mei 2026 21:04 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung -Vertigo merupakan kondisi yang menyebabkan sensasi pusing berputar sehingga penderita merasa lingkungan di sekitarnya bergerak atau berputar. Kondisi ini dapat muncul kapan saja dan mengganggu aktivitas sehari-hari karena sering disertai mual, muntah, hingga gangguan keseimbangan yang berisiko menyebabkan terjatuh.
Hal ini diungkapkan oleh Dokter Gammrida Maghfirah dalam tayangan kanal YouTube Kata Dokter pada 30 Mei 2026 yang menjelaskan bahwa vertigo terjadi akibat gangguan pada sistem keseimbangan tubuh yang berada di vestibular. "Pada penderita vertigo, lingkungan sekitar seperti terlihat berputar sehingga pandangan menjadi tidak nyaman. Kondisi ini biasanya disertai pusing, sakit kepala, mual, dan muntah," ujarnya.
Ia mengatakan, secara umum vertigo terbagi menjadi dua jenis, yakni vertigo perifer dan vertigo sentral. Vertigo perifer merupakan jenis yang paling sering terjadi dan umumnya disebabkan gangguan pada telinga bagian dalam atau saraf vestibular yang menghubungkan telinga dengan otak.
| Baca juga: Manfaat Teh Jahe untuk Kesehatan |
Menurutnya, beberapa penyebab vertigo perifer antara lain Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV), yaitu kondisi ketika partikel kecil atau otolit di telinga berpindah ke posisi yang tidak semestinya sehingga mengganggu keseimbangan tubuh. Selain itu, vertigo juga dapat dipicu oleh vestibular neuritis atau peradangan saraf vestibular akibat infeksi virus, serta penyakit Meniere yang menyerang telinga bagian dalam.
Sementara itu, vertigo sentral disebabkan gangguan pada sistem saraf pusat di otak. Kondisi ini dapat dipicu oleh stroke, tumor otak, multiple sclerosis, efek samping obat tertentu, hingga stres berkepanjangan yang memengaruhi sistem saraf pusat.
"Vertigo sebenarnya bukan penyakit, melainkan gejala dari suatu kondisi medis tertentu. Karena itu, penyebab dasarnya harus dicari terlebih dahulu agar penanganannya tepat dan tidak berulang," kata dr. Gama.
Ia menambahkan, meskipun umumnya tidak mengancam jiwa, vertigo dapat menjadi tanda adanya penyakit serius. Oleh sebab itu, penderita yang mengalami vertigo berulang perlu segera memeriksakan diri ke dokter, terutama jika disertai sakit kepala hebat, gangguan penglihatan, atau kelemahan pada salah satu sisi tubuh.
Lebih lanjut, dr. Gama menjelaskan bahwa perubahan posisi tubuh secara mendadak menjadi salah satu pemicu vertigo yang paling umum. Bangun dari posisi tidur terlalu cepat, menunduk, mendongak, atau memutar kepala secara tiba-tiba dapat memicu kambuhnya gejala pada sebagian penderita.
Selain itu, faktor lingkungan seperti pencahayaan yang terlalu terang atau terlalu gelap, perubahan suhu yang ekstrem, hingga berada di tempat yang tinggi juga dapat memicu vertigo pada orang yang sensitif. Infeksi telinga dan gangguan keseimbangan pada telinga bagian dalam juga menjadi faktor risiko yang perlu diwaspadai.
Untuk mengatasi gejala vertigo, dokter dapat memberikan sejumlah obat sesuai penyebab dan tingkat keparahan keluhan. Beberapa di antaranya adalah antihistamin seperti betahistine dan dimenhidrinat untuk mengurangi pusing dan mual, obat antiemetik untuk mengatasi muntah, hingga kortikosteroid pada kondisi tertentu yang berkaitan dengan peradangan.
Dr. Gama mengingatkan bahwa penggunaan obat harus sesuai dengan anjuran dokter. "Setiap orang memiliki kondisi yang berbeda, sehingga pengobatan harus disesuaikan dengan penyebab dan kondisi medis masing-masing," ungkapnya.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat disarankan menghindari gerakan mendadak saat mengubah posisi tubuh, menjaga pola tidur yang cukup, mengelola stres dengan baik, serta memastikan tubuh tetap terhidrasi. Penderita yang sering mengalami vertigo juga dianjurkan untuk bangun secara perlahan dari posisi tidur dengan memberi jeda satu hingga lima menit sebelum berdiri.
Dengan mengenali penyebab dan pemicunya sejak dini, vertigo dapat dikendalikan sehingga tidak mengganggu kualitas hidup maupun aktivitas sehari-hari. Pemeriksaan medis tetap menjadi langkah terbaik untuk memastikan penyebab vertigo dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....