Rakor Kesehatan, Wujud Komitmen Subang Tingkatkan Standar Pelayanan Minimal

  • 21 Mei 2026 12:28 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesehatan, Rabu 20 Mei 2026, yang bertempat di Hotel Laska Ciater, Subang. Rapat Koordinasi Kesehatan tersebut, mengangkat tema Penguatan Implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM), dalam Upaya Transformasi Kesehatan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Kabupaten Subang.

Pelaksanaan rapat koordinasi yang diikuti oleh 160 peserta, yang terdiri dari stakeholder kesehatan di Kabupaten Subang, mulai dari Kepala Puskesmas, Kasi Kecamatan, dan OPD terkait, sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.6 Tahun 2024,tentang Standar Pelayanan Minimal, dan merupakan forum koordinasi, sinkronisasi, evaluasi, dan penguatan komitmen seluruh stakeholder, dalam mencapai SPM di Kabupaten Subang. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Dwinan Marchiawati mengungkapkan, kolaborasi harus dilakukan, demi pelayanan kesehatan yang lebih baik di Kabupaten Subang.

"Kolaborasi harus dilakukan, karena kesehatan bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan saja. Kolaborasi terintegrasi, sehingga SPM Kabupaten Subang bisa naik,” tutur Dwinan.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Subang Asep Nuroni menegaskan, kehadirannya sebagai komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Subang. Sekda menekankan, peningkatan derajat kesehatan, harus didukung oleh semua unsur, terutama pemangku kebijakan wilayah, yang memiliki peran seignifikan, dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

"Rakor ini bagian dari komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, untuk meningkatkan derajat kesehatan di Kabupaten Subang. Yang perlu digaris bawahi adalah, mana yang harus didahulukan, SPM, transformasi kesehatan, atau derajat kesehatan? Derajat kesehatan itu yang utama, untuk ditingkatkan. Harus muncul intervensi dan prioritas kerja kewilayahan, karena 40 persen, faktor kesehatan berasal dari lingkungan,” terangnya.

Menurutnya, kesehatan menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Subang. Karena kesehatan merupakan hal paling penting, yang harus dipenuhi.

"Meskipun kesehatan bukan segalanya, tapi tanpa kesehatan, segalanya tidak akan berarti tanpa kesehatan,” tutur dia.

Selanjutnya Asep Nuroni menuturkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang sejalan dengan Pemerintah Pusat, untuk terus mendorong terciptanya transformasi kesehatan. "Transformasi kesehatan, merupakan prirotas naisonal, yang harus didukung seluruh pihak, yang bergantung pada kemampuan Pemerintah Daerah, mengintegrasikan kesehatan, dalam perencanaan dan penganggaran,” jelasnya.

Ia berpesan agar rakor ini mampu menghasilkan langkah nyata, untuk peningkatan SPM kesehatan Kabupaten Subang. Dirinya kembali menegaskan, komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, dalam meningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Subang.

"Rakor ini momentum penting untuk memperkuat SPM, efektifitas anggaran, dan sinergi lintas sektor, sehingga dapat dihasilkan langkah konkrit, untuk segera diimplementasikan. Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, terus mendukung transformasi kesehatan, dalam upaya meningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Subang,” tegasnya.

Rakor yang dilaksanakan pada 20-22 Mei 2026 di Hotel Laska Ciater Kabupaten Subang ,dan diisi oleh 4 narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Bappeda Litbang Kabupaten Bogor, dan Dispemdes Kabupaten Bogor. Kabupaten Bogor merupakan Kabupaten dengan SPM terbaik selama 3 tahun, sehingga menjadi inspirasi bagi peningkatan SPM kesehatan Kabupaten Subang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....