Dinkes Cimahi Perkuat Imunisasi dan Edukasi untuk Cegah Penularan Campak

  • 01 Mei 2026 22:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi terus memperkuat upaya pencegahan campak melalui peningkatan cakupan imunisasi dan edukasi kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan menyusul peningkatan kasus suspek campak yang mayoritas menyerang anak-anak.

Imunisasi campak diberikan secara bertahap mulai usia 9 bulan, dilanjutkan booster pada usia 18 bulan serta 5–7 tahun melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Cakupan imunisasi dasar lengkap di Kota Cimahi pada 2025 bahkan telah melampaui 95 persen.

"Imunisasi bisa dilakukan di rumah sakit, Puskesmas, klinik hingga bidan mandiri dan cakupan IDL kita sudah di atas 95 persen." ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi Mulyati, Jumat 1 Mei 2026.

Selain imunisasi, Dinkes juga menekankan pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Penularan campak terjadi melalui droplet sehingga etika batuk, penggunaan masker, dan kebiasaan mencuci tangan perlu diperhatikan.

Masyarakat diminta segera melakukan isolasi mandiri jika mengalami gejala seperti demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan ruam. Pasien dianjurkan tetap di rumah minimal empat hari setelah muncul ruam untuk mencegah penularan.

"Segera ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan dan vitamin A untuk mencegah komplikasi serius." katanya.

Dinkes juga meningkatkan skrining, penyelidikan epidemiologi, serta komunikasi informasi dan edukasi di berbagai komunitas. Upaya ini dilakukan untuk menekan penyebaran dan mencegah dampak komplikasi seperti pneumonia hingga radang otak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....