Mengapa Harus Mengkonsumsi Vitamin D
- 30 Apr 2026 19:21 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Dokter spesialis ortopedi dr. Henry Suhendra, SpOT(K) mengungkapkan mayoritas masyarakat Indonesia mengalami defisiensi vitamin D sehingga membutuhkan suplementasi sejak dini guna menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Disampaikan melalui kanal YouTube dr. Henry Suhendra, SpOT(K) yang tayang pada Selasa, 22 April 2026, ia menjelaskan bahwa rata-rata kadar vitamin D masyarakat Indonesia pada tahun 2020 hanya mencapai 17,2 nanogram per mililiter berdasarkan data WHO.
“Angka tersebut menunjukkan kondisi defisiensi, sehingga hampir semua orang sebenarnya membutuhkan tambahan vitamin D,” ungkap dr. Henry Suhendra dalam tayangan tersebut.
Ia menegaskan, kebutuhan vitamin D tidak cukup hanya dipenuhi melalui paparan sinar matahari maupun asupan makanan, karena kondisi kulit masyarakat Indonesia yang cenderung memiliki melanin tinggi justru menghambat penyerapan vitamin D dari sinar ultraviolet B.
Menurutnya, semakin gelap warna kulit seseorang, maka semakin tebal perlindungan alami berupa melanin, sehingga kemampuan tubuh dalam menyerap vitamin D dari sinar matahari menjadi sangat terbatas.
“Jemur saja tidak cukup, bahkan jika berlebihan justru berisiko merusak kulit hingga menyebabkan kanker kulit,” kata dr. Henry.
Ia menambahkan, asupan vitamin D dari makanan hanya mampu memenuhi sekitar 15 hingga 20 persen dari kebutuhan harian, sehingga suplementasi menjadi langkah penting untuk mencapai kadar optimal dalam tubuh.
Lebih lanjut, dr. Henry menjelaskan bahwa vitamin D berperan penting dalam berbagai sistem tubuh, mulai dari kesehatan tulang, otot, jantung, sistem pernapasan, hingga meningkatkan daya tahan tubuh dan fungsi otak.
Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan kadar vitamin D dalam darah sebagai langkah awal sebelum menentukan kebutuhan suplementasi yang tepat.
“Targetnya adalah mencapai kadar optimal agar perlindungan tubuh terhadap berbagai penyakit, termasuk gangguan metabolik dan autoimun, bisa maksimal,” jelasnya.
Dengan kondisi defisiensi yang masih tinggi di Indonesia, ia mengimbau masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya pemenuhan vitamin D melalui pemeriksaan rutin dan suplementasi yang sesuai anjuran tenaga medis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....