Imunisasi Campak, Vaksin dan Jarum Suntik Aman hingga Mei 2026

  • 22 Apr 2026 19:49 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Peningkatan kasus penyakit campak di Kabupaten Garut dinilai cukup masif. Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Pemkab Garut, Asep Surachman mengatakan, hingga saat ini sudah ada 35 Kecamatan yang terdampak sevaran kasus campak.

"Tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah sebarannya,"katanya, disela Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Posyandu, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Rabu , 22 April 2026.

Ia menyampaikan, untuk meminimalisir terjadinya peningkatan kasus, maka pihaknya memberikan vaksin imunisasi secara massal di setiap daerah di Kabupaten Garut." Vaksin imunisasi diberikan kepada anak usia 9 bulan hingga 59 bulan,"katanya.

Ia mengatakan, target sasaran sebanyak 168.383 orang anak dan balita, dan dalam tiga pekan terakhir ini dibulan april 2026 sudah menyentuh 81.47 persen." Sasaran program vaksin imunisasi ini ditargetkan hingga bulan mei pada minggu kedua di tahun 2026 ini harus sudah tuntas,"katanya.

Ia menyampaikan, berdasarkan hasil uji lab, sedikitnya ada 110 orang anak dan dewasa yang terpapar penyakit campak ini, dan sebagian besar dirawat di rumah sakit dan juga di pelayanan puskesmas yang tersebar di Garut." Secara klinis ciri-ciri anak yang terserang campak ini ada bintik bintik merah, panas tinggi disertai batu batuk, bahkan ada gejala tambahan seperti diare,"tuturnya.

Ia mengatakan, untuk stok vaksin, termasuk jarum suntik dipastikan aman hingga bulan mei mendatang sesuai dengan target capaian atau sasaran imunisasi." Kami pastikan stok vaksin dan jarum suntik hingga saat ini masih aman dan tersedia hingga bulan mei mendatang sesuai dengan saran capaian target imunisasi,"ujarnya.

Ia mengatakan, dari 102 Kabupaten dan Kota se-Indonesia, untuk Jawa Barat, Kabupaten Garut dan Tasikmalaya merupakan dua daerah yang secara masif melaksanakan program imunisasi massal.

" Karena sebaran campak di garut cukup tinggi, maka menjadi salah satu daerah yang melaksanakan program imunisasi massal,"ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....