Waspada Gula Asin Picu Penyakit Diabetes
- 30 Mar 2026 00:23 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Istilah “gula asin” mulai menjadi perhatian karena dinilai memiliki bahaya yang setara dengan gula manis dalam merusak kesehatan tubuh.
Edukasi tersebut disampaikan dokter Saddam Ismail seorang dokter spesialis penyakit dalam melalui kanal YouTube miliknya @saddamismail yang tayang 13 Maret 2026, yang menjelaskan bahwa “gula asin” merupakan istilah kiasan untuk garam atau natrium.
“Gula asin sengaja disebut demikian karena efek candunya mirip dengan gula manis, membuat orang sulit berhenti mengonsumsi makanan gurih,” ungkap Saddam dalam tayangan tersebut.
Ia menjelaskan, konsumsi gula manis berlebih dapat memicu resistensi insulin hingga berujung pada Diabetes Tipe 2, sedangkan kelebihan garam meningkatkan tekanan darah yang berisiko menyebabkan Hipertensi, bahkan stroke dan penyakit jantung.
Menurut Saddam, bahaya terbesar justru muncul dari kombinasi keduanya dalam makanan kemasan dan cepat saji. “Produsen sering mencampurkan gula dan natrium tinggi agar makanan terasa lebih nikmat dan membuat ketagihan,” katanya.
| Baca juga: Strategi Finansial Aman Usia 50 Tahun |
Sementara itu, Kementerian Kesehatan merekomendasikan batas aman konsumsi harian, yakni sekitar empat sendok makan gula dan satu sendok teh garam per hari, termasuk dari seluruh makanan dan minuman yang dikonsumsi.
Pengamat kesehatan masyarakat, dr. Rina Putri, menilai rendahnya kesadaran membaca label gizi menjadi salah satu penyebab tingginya konsumsi gula dan garam tersembunyi. “Banyak orang merasa aman, padahal tanpa sadar asupan hariannya sudah berlebihan,” ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk membatasi konsumsi makanan kemasan, memperbanyak asupan alami seperti buah dan sayur, serta menerapkan pola hidup sehat.
Edukasi ini menjadi pengingat bahwa ancaman kesehatan tidak hanya datang dari gula manis, tetapi juga dari “gula asin” yang kerap tersembunyi dalam konsumsi sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....