Ketombe Tak Kunjung Hilang? Sampo Antiketombe Bisa Jadi Pemicunya
- 24 Feb 2026 16:34 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Banyak orang berharap ketombe berkurang setelah rutin menggunakan sampo antiketombe. Namun, pada sebagian kasus, penggunaan produk tersebut justru diikuti peningkatan serpihan putih, rasa perih, hingga gatal yang mengganggu.
Kondisi ini berkaitan dengan respons kulit kepala terhadap bahan aktif dan cara pemakaian yang kurang tepat.
Mengutip dari laman Parapuan, salah satu penyebab umum adalah reaksi kulit kepala yang sensitif atau terlalu kering terhadap kandungan antiketombe.
Bahan aktif pada sampo dirancang menekan pertumbuhan jamur penyebab ketombe, tetapi pada kulit yang rentan, efeknya dapat memicu iritasi. Iritasi mempercepat pengelupasan sel kulit mati sehingga serpihan terlihat lebih banyak.
Faktor lain yang sering terabaikan adalah konsistensi penggunaan. Pemakaian yang tidak teratur membuat proses perawatan tidak optimal dan kondisi kulit kepala tidak stabil. Alih-alih membaik, ketombe justru mudah kambuh ketika kulit mengalami “shock” akibat perubahan rutinitas perawatan.
Pembilasan yang kurang bersih juga berkontribusi pada masalah serupa. Sisa sampo yang menempel di kulit kepala dapat menimbulkan penumpukan residu, memicu gatal, dan memperparah pengelupasan.
Risiko meningkat pada produk yang mengandung sulfat keras, karena bahan pembersih tersebut dapat mengangkat minyak alami secara berlebihan dan menyebabkan kulit kepala makin kering.
Para ahli menyarankan pendekatan yang berfokus pada kecocokan produk dan teknik pemakaian. Pengguna dianjurkan memilih formula yang lebih lembut, menghindari sulfat keras bila kulit sensitif, menggunakan sampo secara teratur sesuai anjuran, serta memastikan rambut dan kulit kepala dibilas hingga benar-benar bersih.
Ketombe tidak semata-mata ditentukan oleh jenis produk, melainkan oleh kesesuaian formula dengan kondisi kulit kepala serta konsistensi perawatan. Pendekatan yang tepat dapat membantu menstabilkan kulit kepala dan mengurangi kekambuhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....