Menentukan Waktu Mandi yang Tepat untuk Kesehatan Tubuh

  • 29 Des 2025 11:59 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Mandi merupakan bagian dari rutinitas harian yang kerap dilakukan tanpa banyak pertimbangan. Padahal, waktu mandi, cara mandi, hingga suhu air yang digunakan dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan tubuh.

Lantas, kapan sebenarnya waktu mandi yang paling ideal dan apa saja manfaatnya bagi kesehatan?

Dikutip dari laman lifebuoy, secara umum, mandi dianjurkan dilakukan minimal dua kali dalam sehari. Waktu yang paling disarankan adalah pada pagi hari setelah bangun tidur serta sore atau malam hari setelah menyelesaikan aktivitas.

Meski demikian, masih banyak anggapan yang keliru di masyarakat, salah satunya anggapan bahwa mandi malam dapat memicu penyakit rematik.

Mitos Mandi Malam dan Fakta Medis

Banyak orang menghindari mandi malam karena khawatir terkena rematik. Namun, menurut dr. Adithia Kwee, anggapan tersebut tidak memiliki dasar medis.

Rematik bukan disebabkan oleh kebiasaan mandi malam, melainkan termasuk penyakit autoimun yang berkaitan dengan faktor genetik.

Sebaliknya, mandi malam terutama dengan air hangat justru dapat memberikan manfaat bagi tubuh.

Air hangat membantu merilekskan otot, melancarkan peredaran darah, serta membantu tubuh beristirahat lebih optimal.

Manfaat Mandi di Pagi Hari

Meski sering dianggap sepele, mandi pagi memiliki peran penting bagi kesehatan. Saat tidur malam, tubuh tetap mengeluarkan keringat yang dapat menjadi tempat berkembangnya kuman.

Jika tidak segera dibersihkan, kondisi ini berpotensi memicu bau badan hingga meningkatkan risiko infeksi kulit.

Mandi pagi membantu membersihkan sisa keringat dan bakteri yang menempel di kulit. Selain itu, mandi dengan air dingin secara rutin dipercaya mampu merangsang sistem kekebalan tubuh melalui aktivasi kelenjar getah bening.

Tak hanya berdampak pada fisik, mandi pagi juga dapat meningkatkan suasana hati dan membuat tubuh lebih segar serta siap menjalani aktivitas.

Manfaat Mandi Sore dan Malam Hari

Setelah seharian beraktivitas, mandi sore atau malam menjadi langkah penting untuk mengembalikan kebugaran tubuh. Selain menghilangkan keringat, kotoran, dan polusi, mandi di waktu ini juga berperan dalam menjaga kebersihan kulit.

Bagi mereka yang kerap mengalami kesulitan tidur, mandi air hangat sebelum tidur dapat menjadi solusi. Christopher Winter, M.D., dari American Academy of Sleep Medicine, menjelaskan bahwa kenaikan suhu tubuh saat mandi air hangat diikuti dengan penurunan suhu yang cepat setelahnya dapat memicu rasa kantuk secara alami.

Tak hanya itu, mandi malam dengan air hangat juga efektif meredakan stres. Menambahkan minyak esensial seperti lavender dapat membantu menenangkan pikiran, merilekskan otot, serta menurunkan kadar hormon kortisol penyebab stres. Sirkulasi darah yang lebih lancar pun turut membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan gangguan jantung.

Mandi bukan sekadar aktivitas membersihkan tubuh, melainkan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh. Dengan memperhatikan waktu mandi yang tepat, suhu air, serta cara mandi yang benar, manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.

Mulailah membiasakan mandi dengan lebih terencana dan penuh kesadaran, serta ajarkan kebiasaan baik ini kepada seluruh anggota keluarga agar kesehatan tetap terjaga dalam jangka panjang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....