Waspadai Gejala Bell’s Palsy Penyebab Kelumpuhan Pada Wajah
- 08 Des 2025 15:28 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Bell’s Palsy adalah kondisi medis yang menyebabkan otot-otot di satu sisi wajah tiba-tiba lemah atau lumpuh. Dilansir dari Halodoc, kondisi ini terjadi karena saraf wajah (saraf kranial ke-7) mengalami peradangan atau gangguan sehingga setengah wajah tampak terkulai.
Penyebab pasti Bell’s Palsy belum selalu jelas, namun, menurut Halodoc sering dikaitkan dengan infeksi virus, misalnya virus penyebab herpes simplex atau varicella zoster. Infeksi ini dapat memicu radang saraf dan menekan transmisi impuls saraf, sehingga wajah kehilangan fungsi otot normal.
Gejala muncul cepat biasanya dalam beberapa jam sampai 48–72 jam. Di antaranya: wajah sebelah melemah, kesulitan menutup mata, sulit menggerakkan sudut mulut, setengah wajah tampak asimetris, kadang kesulitan berbicara atau makan, mulut atau mata kering, serta gangguan ekspresi wajah seperti tersenyum atau mengerutkan dahi.
Penanganan awal sangat penting. Dokter biasanya meresepkan obat anti-inflamasi seperti kortikosteroid untuk mengurangi pembengkakan saraf. Bila perlu, perawatan tambahan seperti tetes mata atau pelindung mata dianjurkan agar mata yang tidak bisa menutup tetap terlindungi
Selain perawatan medis, latihan ringan otot wajah seperti menggerakkan alis, mengangkat sudut mulut, tersenyum, bernapas lewat hidung sering disarankan setelah fase akut. Latihan ini membantu merangsang saraf dan memulihkan fungsi otot wajah.
Kabar baiknya sebagian besar penderita Bell’s Palsy bisa pulih dalam beberapa minggu sampai bulan. Dalam waktu 3-6 bulan, fungsi wajah umumnya kembali normal. Namun, pemulihan optimal sangat bergantung kecepatan penanganan, perawatan mata, dan penurunan risiko faktor pemicu seperti infeksi virus atau kondisi kesehatan tertentu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....