Program Ibu Hamil Fokus Tekan Risiko Stunting
- 17 Nov 2025 12:33 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung; Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) kota Bandung terus memperkuat program pencegahan stunting dengan menekankan pentingnya pendampingan bagi ibu hamil dan keluarga yang memiliki balita. Program tersebut menyoroti empat kelompok risiko stunting, yakni ibu hamil, ibu dengan balita usia dua tahun, masa persalinan, serta faktor gizi.
Kepala Bidang Kesejahteraan dan Keluarga DPPKB Kota Bandung, Endah Komalasari, menyampaikan bahwa kehadiran ibu hamil dalam berbagai kegiatan pembinaan menjadi kunci penting dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.
“Sebetulnya sama, ada empat risiko stunting: ibu hamil, ibu dengan balita usia dua tahun, persalinan, dan gizi. Kehadiran ibu hamil sangat penting. Di Kota Bandung ada program BKB (Bina Keluarga Balita) dan BKR (Bina Keluarga Remaja) yang memberikan pembinaan kepada keluarga dan ibu hamil,” ujar Endah, Senin (17/11/2025).
Baca juga:Kenali “Burnout”: Kelelahan Yang Tidak Boleh Diabaikan
Endah menjelaskan bahwa program pembinaan tersebut tidak hanya memberikan edukasi gizi, tetapi juga pendampingan psikologis, kesiapan persalinan, hingga pola asuh yang baik. Ia menegaskan bahwa fase 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang berlangsung sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun merupakan periode paling krusial dalam mencegah stunting.
Pada fase ini, perkembangan tubuh dan otak anak terjadi sangat cepat sehingga diperlukan asupan gizi yang baik, perhatian kesehatan yang memadai, dan lingkungan keluarga yang mendukung.
“Jika kebutuhan gizi ibu hamil dan bayi dapat dipenuhi dengan baik, maka peluang lahirnya bayi sehat dengan perkembangan jasmani dan rohani yang optimal akan semakin besar,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....