Waspadai Gejala RSV hingga Mencegahnya pada Anak

  • 04 Nov 2025 13:59 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Dokter spesialis anak Dr. Ian Suryadi Suteja, M.Med Sc, Sp.A menjelaskan tanda atau gejala Respiratory Syncytial Virus (RSV) yang perlu diwaspadai pada anak seperti hidung tersumbat, rinore seperti keluar ingus, demam, batuk dan terkadang susah nafas. “Kalau pada anak kecil, bisa mengganggu proses menyusu atau makannya, berat badannya juga biasanya jadi turun,” kata Dokter Ian dalam keteragnannya, Selasa (4/11/2025),

Ian mengatakan infeksi RSV hampir mirp dengan gejala batuk pilek biasa. Namun, pada kelompok dengan faktor resiko lebih rentan jika dialami bayi yang prematur dan dibawah usia 2 tahun yang perlu diwaspadai.

Infeksi RSV, lanjut Ian, bisa dari ringan, cuma batuk, pilek, demam biasa. Namun juga bisa sampai berat menginfeksi ke paru-paru, membutuhkan oksigen, bisa menyebabkan penyakit bronkiolitis hingga berisiko mengalami asma.

“Anak di bawah usia dua tahun yang datang dengan keluhannya itu batuk, demam, sesak nafas, didengerin pakai stetoskop bunyinya mengi. Atau kalau udah parah mungkin orang tua juga bisa dengar bunyi, nafasnya gitu, kayak orang asma, itu hampir pasti penyebabnya adalah RSV,” tutur dia.

Dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu menyampaikan dalam mendiagnosis RSV selain infeksi paru-paru, biasanya akan dilakukan swab PCR. Kemudian, untuk terapi RSV tergantung kondisi klinisnya, jika dengan kondisi ringan-ringan bisa dengan rawat jalan, namun bila dengan kondisi berat diperlukan rawat inap.

Lebih lanjut, Ian membagikan cara mencegah RSV dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Serta menjalani etika ketika sedang batuk.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....