Ini Manfaat dan Cara Pengolahan Sambiloto

  • 21 Apr 2025 15:48 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Sambiloto adalah tanaman obat tradisional yang terkenal karena rasa pahitnya yang kuat dan banyak manfaat kesehatannya. Dalam bahasa Latin, tanaman ini disebut Andrographis paniculata. Di berbagai daerah, sambiloto juga dikenal dengan nama lain seperti, King of Bitters (Raja Pahit) nama internasional, Sambilata sebutan di beberapa daerah di Indonesia dan Chuan Xin Lian, nama dalam pengobatan tradisional Tiongkok.

Dilansir dari berbagai sumber, tanaman Sambiloto mempunyai ciri, yakni, daunnya berbentuk lonjong, kecil, dan berwarna hijau tua, batangnya berwarna hijau keunguan dan agak beruas, tingginya bisa mencapai 50–100 cm, dan bunganya kecil, berwarna ungu pucat, dan berbentuk tabung.

Tanaman yang banyak manfaat ini, mempunyai kandungan aktif seperti;

Yang paling penting dari sambiloto adalah senyawa andrographolide – senyawa pahit yang memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti:

  • Anti-inflamasi (anti radang)
  • Antiviral
  • Antibakteri
  • Antioksidan
  • Imunostimulan (meningkatkan daya tahan tubuh)

Pemanfaatan Tradisional

Sambiloto sudah sejak lama digunakan di pengobatan tradisional:

  • Di Ayurveda (India) sebagai tonik hati dan penurun demam
  • Dalam pengobatan Tiongkok untuk mengatasi infeksi
  • Di Indonesia, biasanya untuk menurunkan panas, mengatasi masuk angin, diabetes, atau sebagai jamu pahitan.

Manfaat Daun Sambilito

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Kandungan andrographolide membantu merangsang sistem imun.
  • Antivirus & antibakteri
    • Efektif melawan infeksi ringan, termasuk pilek dan flu.
  • Menurunkan demam & radang
    • Bersifat antipiretik dan antiinflamasi.
  • Menurunkan kadar gula darah
    • Cocok untuk penderita diabetes tipe 2 sebagai terapi tambahan.
  • Melindungi hati (liver)
    • Membantu detoksifikasi dan menjaga fungsi hati.
  • Membantu meredakan gangguan pencernaan
    • Seperti diare ringan, perut kembung, dan gangguan lambung.

    Cara Pengolahan Daun Sambiloto

    1. Sebagai Teh Herbal

    Bahan:

    • 5–10 lembar daun sambiloto segar atau 1 sendok makan daun kering
    • 200 ml air

    Cara:

    1. Cuci bersih daun.
    2. Rebus dengan 200 ml air selama 10–15 menit sampai air tersisa setengahnya.
    3. Saring dan minum 1–2 kali sehari. Bisa ditambahkan madu agar tidak terlalu pahit.

    2. Dibuat Kapsul/ Bubuk

    • Keringkan daun sambiloto.
    • Tumbuk hingga halus, lalu simpan sebagai bubuk herbal.
    • Bisa dimasukkan ke kapsul kosong agar mudah dikonsumsi.

    3. Untuk Obat Luar (Antiseptik Luka)

    • Tumbuk daun segar hingga halus.
    • Tempelkan langsung pada luka luar, bisul, atau gatal-gatal kulit.

    Catatan penting

    • Jangan konsumsi berlebihan (bisa menyebabkan mual atau penurunan tekanan darah).
    • Tidak disarankan untuk ibu hamil & menyusui tanpa konsultasi dokter.
    • Gunakan maksimal 2 minggu berturut-turut, lalu beri jeda.

    Rekomendasi Berita

    Berita Terbaru

    Memuat berita terbaru.....