Pandji: Sampah Dapat Dikelola dan Dimanfaatkan Kembali
- 17 Sep 2024 18:54 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Instalasi Pengolahan sampah Terpadu, IPST Sabuga sejak tahun 2023 lalu telah dibenahi. Terdapat berbagai fasilitas untuk pengolahan sampah, seperti conveyor, pengayak kompos, dan mesin press. Setiap fasilitas tersebut menjadikan sampah memiliki nilai guna.
Ketua Tim Penanganan Sampah ITB, Dr.Eng. Pandji Prawisudha, S.T., M.T., mengatakan, ke depannya, IPST Sabuga dapat menjadi media pembelajaran, mulai dari siswa SD hingga umum, terkait pengolahan sampah.
“Harapannya, masyarakat dapat melihat langsung bahwa sampah dapat dikelola dengan baik dan dimanfaatkan kembali (menjadi pakan ternak, kompos, hingga energi untuk kendaraan listrik),” katanya, Rabu (17/9/2024).
Saat ini, pengomposan sampah daun yang dikelola di IPST dijadikan kompos dengan kemasan plastik 3,5 kg dan karung 20 kg. Kompos ini salah satunya sudah digunakan oleh para petani di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Sementara itu, sampah yang berdaya jual seperti botol plastik, kertas, dus/karton, dan logam di jual ke bank sampah induk; sekitar 30 kg sampah makanan dari kantin setiap hari diproses menggunakan BSF.
Di luar itu, ITB berkolaborasi dengan mitra dalam penyediaan water refill station untuk isi ulang air. Ada juga Reverse Vending Machine (RVM) atau mesin penukaran botol plastik. Dengan mesin ini, sivitas akademika dapat menukarkan sampah botol plastik menjadi poin yang dapat dikonversi menjadi pundi-pundi rupiah. Water refill station dan RVM tersebut sudah tersedia di Kampus Ganesha dan Kampus Jatinangor. Untuk sampah baterai/limbah B3, ITB menyediakan tempat pembuangan khusus dan diangkut setiap tiga bulan sekali oleh PPLI.
Rektor ITB, Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D., terus mendorong sivitas akademika untuk terus konsisten menjalankan pengurangan dan pengolahan sampah. Beliau menyampaikan bahwa program tersebut merupakan upaya konsisten yang harus terus dijalankan sehingga menjadi budaya ITB. “ITB harus memiliki budaya dalam pengelolaan sampah secara mandiri. Ini merupakan upaya bersama yang harus terus dijalankan,” imbuhnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....