Investasi Kemanusiaan, Drone Medis Pengiriman Logistik Daerah Bencana
- 02 Sep 2024 22:53 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Jangkauan terhadap daerah kebencanaan terkadang terkendala sulit, karena akses lalu lintas yang terputus misalnya, juga resiko perjalanan saat pasca terjadi bencana. Tim ITB berupaya mengembangkan drone yang mampu menjangkau daerah itu, juga dalam pengiriman logistik.
"Investasi awal untuk mengembangkan drone medis presisi ini mencapai sekitar Rp150 juta. Namun, dengan efisiensi biaya operasional yang tinggi, drone ini diproyeksikan menjadi investasi yang menguntungkan dalam jangka panjang," ungkap Dosen Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB), Faqihza Mukhlish, S.T., M.T., Ph.D., Seperti dilansir laman resmi ITB, Senin (2/9/2024).
Mendapat dukungan dari program Kedaireka, beliau pun berupaya memperluas manfaat dari inovasi ini. Saat ini, drone medis telah sukses digunakan dalam proyek reboisasi mangrove di pesisir Jawa Barat dengan mempercepat proses penanaman dengan bantuan pelontar benih.
Tak hanya itu, pihaknya pun telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pertahanan untuk pengiriman logistik militer. Ke depannya, beliau juga berharap dapat berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam misi kemanusiaan, seperti pengiriman alat mendis ke daerah bencana.
"Dengan mobilitas yang tinggi dan kemampuan untuk mendarat di helipad pribadi, drone medis dapat menjadi solusi yang efektif dalam situasi darurat," ucapnya.
"Kami berharap masyarakat dapat melihat potensi positif dari teknologi drone. Penggunaan drone tidak selalu terkait dengan konflik, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari," pungkasnya.